Lihat Alasan Kita

Ada yang sudah menikah, namun belum diberikan keturunan oleh Alloh ta'la.
Diuji dengan perekonomian keluarga yang tak jelas masuknya.
Diuji dengan istri yang mengeluhkan banyak hal.
Diuji dengan mertua yang selalu ingin tau kehidupan mereka.
Atau dengan suami yang tak memiliki penghasilan.

Setiap pernikahan punya ujiannya masing-masing.

Pandai-pandailah melihat kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Sama halnya dengan kita, diapun makhkuk biasa. Tidak sempurna.

Jika hari ini kita begitu marah kepadanya, ingatlah alasan dulu kenapa kita mau menikah dengannya. Pasti ada 1 diantara ribuan alasan yang akan membuat kita tetap bertahan dengan pasangan kita.

Tak pernah ada rumah tangga yang berjalan mulus. Bahkan Nabi dan Rosul-pun juga merasakan ujian dalam rumah tangga mereka. Tidak bisakah kita jadikan itu sebagai ibroh? Sebagai pelajaran dalam pernikahan kita sekarang ini?

Setiap yang kita lakukan dalam pernikahan kita adalah ibadah. Karena pernikahan itu sendiri adalah ibadah. Ibadah sepanjang masa.

Siapapun pasangan kita.
Lihatlah bagaimana dia berusaha menjadi yang terbaik untuk pernikahan kita.
Kita tidak tau bagaimana jatuh bangunnya dia ketika mencoba itu, tapi apa salahnya kita berikan penghormatan terbaik untuknya.
Cobalah untuk saling menghargai.

Pernikahan yang kita jalani saat ini, ingatlah dulu kita begitu menginginkannya. Kita begitu berharap Alloh ta'ala datangkan pasangan untuk menggenapkan separuh agama kita.

Namun ketika dia datang, kita justru mencelanya. Percayalah, itu bukan cara bersyukur yang baik.

Posting Komentar

0 Komentar