Catatan Untuk Kehidupan 2

17 Februari 2020

Nak, boleh jadi kami terlahir dahulu daripadamu. Tapi ketahuilah, darimu lah kami belajar banyak hal. 

Usia kami bukan jaminan, tapi mendidikmu adalah kewajiban kami nak.
Nak, boleh saja mereka terganggu dengan tangismu. Tapi kami, berjuang setengah mati menahan kantuk untuk membuatmu nyaman dalam lelap.

Nak, kami bukanlah orang tua yang kaya. Tapi sayang, cinta, dan kasih kami padamu tak mampu terbayarkan dengan apapun.
Jika kelak dewasa kau bertanya, lelahkah mengasuhmu? Maka dengan jujur akan kami jawab, lelah nak. Kami sangat lelah. Kami ingin tidur sedikit lebih lama. Kami ingin makan dan melakukan banyak hal dengan tenang. Tapi kini, melihatmu tertawa, luruh sudah segala lelah kami. Melihatmu terkekek, hilang sudah setumpuk penat kami.

Nak, kini kamu adalah penguat bagi kami. Tumbuhlah dengan sehat dan bahagia. Karena kami, telah sangat mencintaimu sejak engkau belum datang ke rahim ibu. Sejak engkau hanya berupa rapalan doa kami.

Nak, tidurlah dengan nyenyak. Ayah dan ibu akan selalu menjagamu dari hinggapan nyamuk-nyamuk kecil itu.

Posting Komentar

0 Komentar