Nimas

KRAFT Crolette : Dari Ibu Biasa di Dapur Biasa Untuk Orang Tersayang di Dunia


Mereka tidak terbiasa makan keju. MPASI pertama anaknya adalah pisang kerok seperti kebanyakan anak di kampung. Keju adalah barang mahal, yang hanya bisa dibeli orang berada, bukan tukang parkir seperti mereka

Keju, adalah salah satu bahan makanan yang umumnya digunakan sebagai topping aneka roti. Namun, di beberapa negara, keju juga menjadi campuran makanan pokoknya, seperti Italia yang identik dengan olahan pastanya.

Bahan makanan yang memiliki rasa khas yang gurih ini, memang banyak digemari oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Teksturnya yang lembut dan cenderung mudah bercampur, juga menjadi keunggulannya.

Mencampur keju dalam adonan masakan lainnya, memang tidak susah. Sebab pada suhu tertentu, keju akan dengan mudah larut. Namun, untuk sebagian orang, membeli keju adalah hal yang mustahil, bahkan tidak pernah ada dalam daftar belanjaannya.

Benar. Seperti di atas, ini sangat berkaitan erat dengan kondisi finansial masing-masing keluarga. Mengingat keju adalah bahan makanan tambahan, tidak masalah memang jika tidak menghadirkan bahan ini ke meja makan.

Namun, apakah teman-teman tahu, jika keju tidak sekadar memberikan rasa gurih saja?


Kandungan Nutrisi Pada Telur dan Keju

Si Bulat Andalan Setiap Rumah

Rasanya, bahan makanan yang satu ini hampir tak pernah ditolak anak-anak, ya? Tentu saja akan berbeda cerita untuk anak yang alergi dan memang tidak suka :D

Dia adalah telur. Beberapa alasan orang tua memberikan telur pada menu makanan anaknya adalah karena harganya cenderung murah, mudah didapat dan mudah dimasak. Setuju banget!

Saat masih hamil, aku mulai banyak membaca informasi tentang MPASI. Telur tentu saja salah satu sumber protein hewani yang paling mudah dijangkau dan diolah. Namun, ternyata ada kandungan nutrisi lain yang juga disimpan oleh si bulat bercangkang ini.



Dari data di atas, maka kita bisa lihat bersama, jika kandungan pada sebutir telur ini cukup kaya akan nutrisi. Itulah mengapa, telur ini pun dijadikan sebagai makanan selingan atau snack untuk si kecil, loh, bun.

Langkah ini, biasanya untuk beberapa anak yang kondisi berat badannya perlu kenaikan. Tentu saja kandungan dari setiap telur dari unggas yang berbeda, juga memiliki kandungan yang sedikit berbeda. Yang jelas, semuanya memiliki nutrisi baik.

Selain itu, apakah si kecil juga tim makan nasi telur, bu? Hahahaha tenang, karena ibu tidak sendirian.


Terlihat Mirip Busa, Ini Manfaat Keju yang Perlu Diketahui

Selanjutnya adalah bahan makanan yang merupakan turunan dari susu. Dialah keju, bahan makanan yang identik dengan rasa gurihnya.

Keju sendiri mengalami banyak perjalanannya dan banyak pula jenis keju yang ada di dunia ini. Namun, salah satu jenis keju yang banyak digunakan adalah Keju Cheddar.

Keju jenis ini cukup mudah diolah dengan rasa yang lebih bersahabat untuk sebagian besar orang. Jangan salah, keju juga bisa dicampurkan ke dalam MPASI.

Dulu, anakku pernah menderita TB dan akibatnya harus mengejar ketertinggalan berat badannya. Nah, salah satu bahan makanan yang disarankan adalah keju ini.

Namun, meskipun memiliki kemudahan tersebut, kita sebagai orang tua tetap harus teliti dengan kandungan keju ini. Kenapa? Karena tidak semua produk keju ini, menjadikan keju Cheddar sebagai bahan utamanya, loh!

Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk mendapatkan keju yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak. Cek, ya!



Dari beberapa poin di atas. Mungkin kita akan bertanya, perlukan melakukan hal-hal demikian? Jawabanku, perlu.

Seperti yang sebelumnya aku sampaikan, bahwa dalam produk keju Cheddar yang dijual tidak semuanya menjadikan Keju Cheddar sebagai bahan utamanya. Sebab, ada juga yang menggunakan tepung atau air sebagai bahan utama.

Keberadaan tabel klaim nutrisi juga membuat kita sebagai konsumen merasa terbantu, sebab ada banyak kandungan yang tertulis di sana. Dengan demikian, kita juga mengetahui nutrisi apa saja yang masuk dalam tubuh saat memakannya serta persentasenya.

Ingin tahu tentang Calcimilk? Baik. Calcimilik adalah sebuah kandungan dalam Keju KRAFT ini yang kaya akan kalsium, protein dan vitamin D.

Dengan demikian, manfaat dari calcimilk ini adalah tidak hanya memberikan kekuatan pada tulang, tapi juga menjaga fungsi kerja otot dan saraf-saraf.


KRAFT Crolette : Mudah dan Bernutrisi

Keju adalah salah satu bahan makanan yang paling disukai si kecil. Sejak mulai MPASI pun, keju sudah turut memberikan cita rasa dalam makanannya. Sekarang usianya sudah dua tahun, sudah bisa mengambil keju dari kulkas dan mencemilnya hahaha

Nah berikut aku punya resep perpaduan antara telur dan roti dengan tampilan yang menarik dan rasa yang tak kalah nikmat. Namanya adalah KRAFT Crolette. Benar, ini karena produk keju yang dipakai adalah Keju KRAFT.

Sejak anak MPASI, aku juga selalu menggunakan KRAFT ini. Jadi sudah dua tahun ini, hampir selalu ada keju di kulkas. Selain itu, menurutku rasa dari KRAFT ini sangat enak. Kejunya berasa.

Bahan KRAFT Crolette

  • Dua butir telur
  • Dua bungkus Keju KRAFT
  • Kaldu bubuk
  • Lada (opsional)
  • Susu cair (opsional)
  • Sayuran (opsional)

Cara Membuat KRAFT Crolette

  • Panaskan teflon atau wajan anti lengket dengan sedikit minyak
  • Kupas telur, aduk rata, tambahkan kaldu bubuk secukupnya dan bahan lainnya
  • Tuang adonan telur perlahan
  • Setelah telur mulai mengeras, gulung perlahan ke satu sisi
  • Sesekali bolak-balik untuk memastikan dalamnya juga matang
  • Jika tekstur telur gulung sudah padat, tiriskan
  • Pada teflon atau wajan yang sama, parut keju atau taburkan keju di atasnya
    (langkah ini tidak perlu menggunakan minyak apapun)
  • Pastikan keju tersebar dengan rata
  • Kemudian nyalakan kompor dengan api sedang cenderung kecil
    (Supaya keju tidak terlalu cepat meleleh)
  • Jika sudah mulai meleleh (setengah kering), letakkan telur gulung di atasnya
  • Tunggu sampai keju benar-benar kering
    (Bisa juga tutup teflon atau wajan, supaya panas cepat menyebar)
  • Setelah keju terlihat kecoklatan dan kering, angkat perlahan pada salah satu
  • Tahan sebentar, karena lapisan keju pada sudut yang menempel pada telur akan menjuntai perlahan ke bawah
    (Ini adalah tahap akhir untuk menghasilkan crown yang baik)
  • Setelah itu, letakkan piring saja di atasnya dan balik perlahan
  • Crown omelette (KRAFT Crolette) sudah siap disantap
  • Tambahkan garnis untuk mempercantik tampilannya


Cara membuatnya memang sangat mudah, tapi untuk beberapa langkah sebaiknya tidak terburu. Misalkan saat menggulung adonan telur, menunggu lapisan keju mengering ataupun membuat crown dari kejunya.

Oh ya, untuk membuat Crolette ini, hanya bisa sukses jika menggunakan Keju KRAFT, ya.

Jika adonan telur tidak tergulung dengan sempurna, maka besar kemungkinan lipatan akan terbuka. Juga ketika membuat laporan keju di teflon atau wajan.

Teman-teman perlu mengetahui seberapa luas permukan medianya, karena jika keju terlalu banyak, crownnya akan cepat letoy karena tidak garing dengan merata. Menggunakan api yang terlalu besar juga akan membuat keju cepat leleh dan tidak terlalu menempel dengan telur.

Saat membaliknya di piring saji, bisa saja sisi Crollet patah, tapi ini tidak masalah. Jika crown dari Keju KRAFT dan telur sudah menempel dengan baik, maka saat membalik piring tidak perlu khawatir crown akan terjatuh ya hihihi.

Setelah membicarakan tentang teknisnya, mari kita lihat nutrisi di balik satu porsi KRAFT Crolette ini, ya.

Ternyata, dalam satu Crolette ini memenuhi 50% kebutuhan protein harian dan 40% kebutuhan kalsium.

Jika dilihat dari kandungan telur dan keju seperti yang sebelumnya kita bahas, rasanya tidak heran tentang fakta tersebut.

Dengan demikian, maka Crolette ini juga sangat cocok untuk dijadikan makanan saat bersantap sahur. Kenapa? Karena kandungan protein ini juga mampu mempertahankan rasa kenyang, loh.

Punya anak yang sedang belajar puasa? Coba masak ini untuk mereka, deh, dan lihat reaksi anak-anak (awas ketagihan anaknya) hihihi.


Ku Temukan Insight Menarik Ini, Saat Membuat KRAFT Crolette

Saat membuat KRAFT Crolette ini aku teringat ucapan seorang ahli gizi, beliau mengatakan jika memasak itu bukan soal kepandaian tapi pengetahuan dan kebiasaan.

Dan aku setuju dengan beliau. Dulu, sayur pertama yang aku masak setelah menikah adalah sayur bayam, dengan resep dan cara memasak mengintip dari aplikasi. Ya, ini sungguh kisah nyata.

Namun, setelah hampir lima tahun menikah dan dua tahun menyiapkan MPASI, aku menyadari betul, bahwa memasak itu juga tentang insting.

Saat memanaskan keju KRAFT di atas teflon, aku mencobanya beberapa kali sampai akhirnya mendapatkan tekstur yang aku inginkan. Seperti yang ku bilang tadi, keju yang terlalu banyak, api yang terlalu kecil atau besar, ukuran teflon atau wajan juga berpengaruh saat membuatnya.

Itulah mengapa, memasak termasuk hal yang kompleks. Karena harus memikirkan banyak hal. Benar? Perpaduan bumbu dan bahan, konsistensi api hingga durasi memasak juga perlu dipikirkan. Memasak, bukanlah hal yang sederhana.

Beberapa teman berkata, jika mereka tidak berhasil membuat KRAFT Crolette seperti ekspektasi. Masalah satu orang dengan yang lainnya tentu sangat berbeda, jadi tidaklah bijak jika kita menyebut mereka “tidak bisa memasak”.

Aku sendiri yakin, bahwa membuat masakan ini mungkin bagi sebagian orang terlihat sangat mudah, tapi berbeda dengan sebagian yang lain. Benar? Itulah mengapa, menurutku KRAFT Crolette ini menarik.

Sebab dia mampu membuat pemasaknya berani melakukan hal-hal di luar kebiasaan saat di dapur. Salah satunya adalah menyajikan makanan dengan dibalik terlebih dahulu.


Hubungan Baik Antara Aku, Keju dan Telur

Keju dan telur adalah dua bahan makanan yang paling sering ada di dalam kulkas. Mulai dari omelette, pasta, oat maupun roti, adalah bahan-bahan yang sangat cocok dikombinasikan dengan dua bahan tadi.

Tidak semua keju aku suka, tapi entah kenapa untuk Keju KRAFT ini sangat cocok di rumah kami. Mulai dari kepadatan, rasa hingga harga sangat sesuai dengan kami hahaha.

Salah satu alasan kenapa menjadikan keju KRAFT sebagai bahan makanan yang cukup sering dikonsumsi adalah kandungan protein dan kalorinya yang mampu ikut memenuhi kebutuhan anak.

Pun demikian dengan telur, bahan makanan ini adalah yang termudah untuk diolah. Bahkan, meskipun hanya menaburkan sejumput garam, rasanya tetap akan nikmat.

Rasanya, menyediakan keju dan telur akan tetap menjadi kebiasaanku sampai entah kapan. Karena kandungan dan manfaatnya, tentu saja aku tidak bisa mengabaikan ini.

KRAFT Crolette adalah satu sajian yang sangat padat nutrisi, ya. Mulai dari protein hingga lemak semua terkandung di dalamnya.

Aku jadi kepikiran untuk membuatkan orang-orang sekitar KRAFT Crolette ini, karena seperti pada bagian paling awal aku bilang, bahwa tidak setiap anak mendapatkan kesempatan untuk merasakan nikmatnya rasa keju.
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

1 comment

Post a Comment

Nimas