Nimas

Insecurity Hingga Alpha Woman : Mari Lihat Kehadiran Perempuan di Fortune Indonesia Summit 2022



Insecurity Menjadi Momok Bagi Generasi Muda

Berita tentang pernikahan salah satu artis ternama Indonesia -Maudy Ayunda-, sedang ramai diperbincangkan. Salah satu hal yang menjadi pemicunya adalah, sebab tak pernah ada publikasi hubungan keduanya di media sosial.

Selain itu, mayoritas masyarakat Indonesia mengetahui bagaimana rekam jejak pendidikan pemain film Perahu Kertas ini. Menyelesaikan pendidikan S1 di Oxford University dan S2 di Stanford University.

Namun, di balik pemberitaan yang mengagumkan tersebut, muncul berbagai pemikiran yang menyayangkan pilihan Maudy ketika mengenyam pendidikan setinggi itu.




Salah satu tanggapan yang muncul dari masyarakat, seperti “untuk apa sekolah tinggi-tinggi, toh akhirnya juga jadi ibu rumah tangga”. Tidak berhenti sampai di situ, ada juga yang berkata “dengan pendidikan setinggi itu, laki-laki yang mau mendekati juga minder”.

Sesungguhnya, dua ungkapan tersebut tidak hanya dilayangkan pada artis yang juga akrab dipanggil Momod tersebut. Pasalnya, kita memang tumbuh dengan stereotip bahwa status sosial (pendidikan dan ekonomi) sebaiknya tidak setinggi kaum pria.

Namun, di salah satu kesempatan, Maudy memberikan pernyataan yang sangat elegan dan santun.
Develop strong self-conviction so that you are not vulnerable. They are just opinions. Last time I checked, opinions are opinions because they are subjective and not facts. - Maudy Ayunda
Tentu saja benar apa yang dikatakannya. Sebab opini bukanlah fakta. Lalu, bagaimana jika kita dan para generasi muda lainnya ini tumbuh dalam kubangan insecurity yang tak berkesudahan?

Kini akan dengan mudah, kita jumpai para anak muda yang sering berkata “tim rebahan”, “mager mode on”, “passion + rebahan”. Meskipun ini candaan, rasanya kurang tepat. Karena disadari atau tidak, nyatanya banyak dari kita yang akhirnya takut untuk berani berambisi dan memiliki cita-cita.

Sebagian besar masyarakat masih beranggapan, bahwa figur orang sukses adalah mereka yang memiliki harta berlimpah, sehingga mudah untuk mendapatkan akses pendidikan dan relasi. Namun, itu saja tidak menjamin segalanya.

Kitalah yang nantinya akan menentukan arah. Kitalah yang menjadi pemimpin atas diri kita. Sudah bukan saatnya untuk mengutuk keadaan, merendahkan pencapaian seseorang hingga mencari kambing hitam atas segala ketidak berhasilan diri sendiri.

Kini, waktunya kita, para generasi muda untuk bangkit dan keluar dari zona nyaman. Rebahan yang kita anggap passion, apakah bisa mengantarkan pada gerbang keberhasilan?

Insecurity ini sangat bisa terbentuk karena lingkungan dan kebiasaan yang kita anggap lumrah dan menjadi rutinitas.

Selamat Datang di Era Alpha Woman! Haruskah Minder dengan Pencapaian Diri Sendiri?

Tetangga seberang rumah saya di kampung adalah seorang doktor ilmu kehutanan dari salah satu universitas ternama di Indonesia dan berasal dari keluarga berada. Namun yang kemudian menjadi “bahan bakar” di antara para tetangga lain adalah, beliau belum menikah saat itu.

Banyak yang bilang, jika pendidikannya yang tinggi, karir melejit dan status sosial keluargalah yang membuatnya susah menemukan jodoh. Namun siapa sangka, jika akhirnya beliau menikah dengan tetangga samping rumah kami?

Cerita lain muncul dari tetangga depan rumah. Keluarganya memang terkenal memiliki banyak properti, beliau adalah dokter umum dan sedang melanjutkan studi spesialis anestesi.

Desas-desus yang sama kembali muncul. Ini adalah kisah nyata yang memang ada di depan mata.

Yang tak disadari sebagian orang adalah bahwa perempuan yang pintar, memiliki tujuan atau value dalam hidupnya, produktif dan mandiri bukanlah sebuah halangan untuk menemukan atau mendapatkan sesuatu.

Nah inilah yang terjadi di masyarakat kita, di mana seorang alpha woman ini “diserang” secara tak kasat mata oleh pihak-pihak yang mengalami insecurity tadi.

Yang terlihat memang seorang alpha women ini adalah pribadi yang selektif. Namun, sadarkah kita, jika semakin manusia berkembang dengan pola pikirnya, maka seharusnya juga dibarengi dengan tujuan dan value dalam hidup yang lebih jelas dan terarah.

Apa yang terjadi pada Maudy Ayunda, juga terjadi pada sebagian masyarakat kita.

Stigma Negatif Itu Juga Datang dari Para Wanita

Saat membaca berita tentang pernikahan Maudy di media sosial, beberapa kali saya sengaja membaca kolom komentar.

Banyak yang bilang, jika mereka “netizen” lebih memilih menjadi ibu rumah tangga biasa yang bisa mengasuh anaknya secara langsung. Ada juga yang bilang, jika bersyukur memiliki suami seperti pasangannya yang tetap mau kerja keras meski pendidikan tidak tinggi.

Ini bukanlah hal yang besar, dan tentu saja itu adalh kondisi yang harus kita syukuri (baik sebagai ibu maupun istri). Namun, jika kemudian ini menjadi peluru yang ditujukan untuk melukai, maka ini adalah kesalahan.

Sebab tidak sepatutnya kita membandingkan apa yang terjadi pada hidup seseorang dengan hidup kita, terlebih jika mereka mungkin terlihat memiliki pencapain lebih tinggi dari kita.

Baik berkarir sekaligus mengurus rumah tangga, maupun fokus mengurus rumah tangga dan melepaskan karir, keduanya adalah pilihan yang tidak mudah bagi setiap orang.

Kini, jika tidak berada di sepatu yang sama saat dia melangkah, bukankah seharusnya kita memberinya dukungan agar kakinya tetap melangkah meskipun lelah dan mungkin banyak luka?

Fortune Indonesia Summit 2022 Hadirkan Wanita-wanita Anggun yang Sukses Berkarir di Bidangnya

Apakah teman-teman tahu, jika beberapa waktu yang lalu ada satu acara yang cukup menarik? Adalah Fortune Indonesia Summit 2022. Benar. Acara ini diselenggarakan oleh Fortune, salah satu media yang fokus memberikan edukasi mengenai dunia bisnis.

Perlu diketahui juga, nih, jika salah satu visi Fortune Indonesia adalah memberikan iklim jurnalisme bisnis yang berkualitas dan membagikan banyak kisah inspiratif yang mengedukasi bagi masyarakat.

Alon alon waton kelakon, perlahan tapi pasti. One step at a time, for a better Indonesia. - Willian dan Winston Utomo (Founders, IDN Times)

Apa Itu Fortune Indonesia Summit 2022?

Dari situ pula, Fortune Indonesia Summit 2022 ini digagas dan diselenggarakan dengan sangat apik.

Meskipun ini adalah acara yang baru diselenggarakan untuk pertama kalinya, tapi banyak insight yang diberikan untuk seluruh masyarakat.

Banyak sekali tema yang disuguhkan ke atas panggung, seperti finansial, teknologi, bisnis, kepemimpinan bahkan sustainability sendiri. Tema-tema tersebut tentu saja menarik untuk dijadikan materi talkshow dengan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya.




Fortune Indonesia sebagai penyelenggara, membuat acara ini menjadi sebuah wadah bertemu dan berkumpulnya multi-stakeholder dan pengusaha ternama di Indonesia.

Di sini, para undangan selain akan menerima penghargaan dalam awarding session, juga akan menyampaikan pandangannya berkaitan dengan tema-tema yang diberikan.

Tentu ini akan memberikan insight baru kepada kita dan hadirin lainnya. Mengingat yang berbicara atau menyampaikan ide dan opini tersebut, memanglah orang yang bersinggungan dan ada di bidang tersebut.


Para Wanita Hebat di Business of the Year

Nicke Widyawati

“Sekarang sudah bukan saatnya untuk mengerjakan semuanya sendiri. Sekarang adalah saatnya untuk menyatukan expertise, point of view, pengalaman, serta inspirasi untuk mencapai tujuan bersama. Kolaborasi bukan berarti tidak mampu, bahkan banyak collabs yang sukses merupakan kerjasama antara pihak-pihak yang telah sukses di jalannya masing-masing” - Nicke Widyawati (President Director & CEO Pertamina)

Pada tahun 2013, Nicke Widyawati mendapat penghargaan dengan kategori Women's Work of Female Grace dari Indonesia Asia Institute.

Tidak berhenti di situ, Majalah Fortune menempatkan Nicke Widyawati di peringkat 16 dari 50 Perempuan Paling berpengaruh di Dunia (Most Powerful Women International) pada tahun 2020?

Dan kini, dua tahun kemudian, meskipun tidak termasuk dalam jajaran para pembicara, beliau termasuk dalam awardee Businessperson of the Year di Fortune Indonesia Summit 2022.

Jika menilik kembali perjalanan karirnya di dunia kerja, tentu hal-hal tersebut adalah buah dari kerja kerasnya sejak awal meniti karir. Nicke Widyawati, adalah salah satu sosok wanita yang sudah malang melintang di ranah BUMN.

Parwati Surjaudaja

"Gender equality means good business" - Parwati Surjaudaja (Presiden Direktur OCBC NISP)
Pada sesi Women in the Workplace, ibu Parwati Surjaudaja membahas mengenai Gender Equality dalam dunia kerja.

Seperti yang dikutip di atas, bahwa gender equality di sini bukan untuk mengangkat isu seputar moral dan keadilan, tapi menitikberatkan pada dunia kerja.

Gender Equality menurut ibu Parwati Surjaudaja adalah tidak sama dengan asumsi bahwa perempuan lebih baik dari laki-laki. Namun, gender equality ini justru memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.



Mengapa? Sebab perempuan memiliki andil atas kegiatan ekonomi. Selain itu, beliau juga mengatakan jika suatu perusahaan kesetaraan gender, memiliki kinerja lebih baik secara berkesinambungan.

Sebagai direktur OCBC NISP, ibu Parwati Surjaudaja memiliki tekad untuk menghilangkan stereotip terhadap gender ini dilingkungan perusahaan.

Dari 5000 lebih karyawan di OCBC, keterlibatan perempuan di sana termasuk dalam 25% Board of Commissioner, 44% Board of Commissioner, 55% untuk secara keseluruhan.

Ini adalah salah satu langkah yang dilakukan oleh ibu Parwati Surjaudaja untuk mendobrak bias gender di dunia kerja sendiri. Karena, dia pun pernah merasakan, betapa minimnya tenaga kerja perempuan, khususnya di sektor finansial.

Mengutip takarir dari akun media sosial Fortune Indonesia, ditulis bahwa :

Perempuan bukan warga kelas dua di dunia kerja. Keterlibatan perempuan berperan memajukan perekonomian.



Pada tahun 2021, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa peranan perempuan dalam laju perekonomian negara sangatlah besar.

Hal ini terlihat dari data pada sektor UMKM, 53,76%-nya dimiliki oleh perempuan, dengan 97% karyawannya adalah perempuan, dan kontribusi dalam perekonomian 61%. Di bidang investasi, kontribusi perempuan mencapai 60%.

Masih dari sumber yang sama, bahwa secara global, peranan perempuan dalam kegiatan ekonomi ini ikut menyumbang US$12 triliun pada tahun 2025. Sedangkan khusus kawasan Asia Pasifik, dapat memberikan nilai tambah hingga US$4,5 triliun.


Sosok Perempuan Muda di 40 Under 40

Apakah teman-teman pernah mendengar tentang bonus demografi (ledakan penduduk)? Tahun 2018 silam, pertama kalinya mendengar istilah tersebut. Namun, yang menjadi bahasan sentral saat itu adalah kajian parentingnya.

Untuk bisa dijadikan sebagai informasi tambahan. Dari berbagai literatur yang ada, bonus demografi ini menjadikan jumlah angka usia produktif jauh lebih besar. Pada tahun 2019, jumlah persentase usia produktif sebanyak 67,6 persen, sedangkan usia non produktif berkisar 27 persen.

Dari kondisi tersebut, maka dapat kita temui saat ini semakin banyak kalangan usia muda, yang sudah matang dan stabil dengan karirnya.

Berikut ini, ada beberapa awardee dari Fortune Indonesia Summit 2022 dalam kategori 40 under 40.

Maya Watono

Wanita yang lahir pada 12 Mei 1982 ini, adalah salah satu orang yang sangat berpengaruh di industri advertising Indonesia. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Pemasaran Injourney (PT. Aviasi Pariwisata Indonesia).

Tentu saja saat masuk dalam dunia bisnis ini, beliau memulainya dari 0. Karena sangat asing dengan industri tersebut, bahkan memiliki latar belakang pendidikan yang tidak linier.

Berbekal dengan tekad yang kuat, serta dukungan dan kepercayaan dari ayahnya, kini Maya Wartono menjadi orang yang disegani di industri periklanan ini.

Melissa Siska Juminto

Apakah teman-teman mengira, jika beliau ini adalah ibu dengan tiga orang anak? Ya, beliau adalah seorang ibu, sekaligus COO (Chief Operating Officer) Tokopedia.

“Dalam mengasuh, Anda tak akan menyukai anak tiap saat. Namun Anda selalu mencintainya, memberi yang terbaik, memastikan mereka akan berhasil. Demikian pula di Tokopedia” - Melissa Siska Juminto

Tentu ini bukanlah peran dan kondisi yang mudah, tapi wanita berusia 34 tahun ini menunjukkan hasil yang luar biasa. Salah satu fakta menarik lainnya adalah, Melissa adalah karyawan ke 44 di Tokopedia.

Benar. Beliau ini termasuk karyawan yang turut hadir dalam masa awal tumbuh kembang marketplace yang identik dengan warna hijau tersebut.

Belinda Tanoko

Sosok inspiratif berikutnya adalah Belinda Tanoko. Selain menjadi awardee di 40 under 40, beliau ini juga menjabat sebagai Presiden Direktur Tanrise Property.

“They teach us by example. Jadi kita sejak SD itu sudah diajak ke pabrik, ditunjukkan ini tempat kerja papa-mama. Kita lihat produksinya” - Belinda Tanoko 
Dalam sesi diskusi “Next Generation Indonesia”, disampaikan bahwa penting bagi pimpinan untuk memberikan contoh dan inspirasi untuk seluruh.

Dari pengalamannya mengelola bisnis selama pandemi, kita juga tahu bahwa sangat penting bagi pengusaha untuk mampu menangkap setiap peluang meskipun tak jarang ini berwujud tantangan.

Nilai positif lain yang diserap dari lingkungan keluarga, adalah menjalani proses dengan setia. Jangan salah, beliau ini juga seorang ibu.

Sharlini Eriza Putri

Wanita berusia 34 tahun ini, tumbuh di keluarga akademisi. Sejak kecil, dia sudah terbiasa melihat ibunya yang bekerja di laboratorium Universitas Indonesia. Maka tak heran, jika dia pun memiliki jenjang pendidikan yang tinggi.

Selesai dengan pendidikan magister di Imperial College London, Sharlini banyak bekerja di bidang yang bersinggungan dengan latar belakang pendidikannya. Hingga kemudian bersama rekannya mendirikan Nusantics ini.

Apakah teman-teman tahu, jika Nusantics adalah startup pertama di Indonesia yang mengembangkan penelitian bioteknologi genom? Dari sinilah, kemudian lahir inovasi tes PCR dengan berkumur (PUMU).

Tentu saja ide itu tidak datang begitu saja. Ide ini lahir dari keresahannya melihat pasien Covid-19 yang semakin banyak di kalangan anak-anak. Dia tahu, bahwa melakukan pemeriksaan PCR bagi anak-anak bukanlah hal yang mudah.


Nicole Zefanya

Sudah menonton film Shang Chi dari Marvels? Apakah teman-teman ingat dengan soundtrack di film tersebut? Benar, Every Summertime. Tahukah, jika lagu tersebut dinyanyikan oleh Nicole Zefanya (Niki)?




Penyanyi yang mempunyai darah Manado ini, mengawali karirnya di tahun 2014. Dan di tahun yang sama pula, dia juga pernah menjadi penampil di konser Taylor Swift, loh!

Kepindahannya ke Negeri Paman Sam, bermula dari diterimanya dia di Lipscomb University di Nashville, Tennessee melalui jalur beasiswa. Sambil menyelam minum air. Niki yang ingin memperdalam ilmunya di dunia musik akhirnya juga mampu mengembangkan karirnya di saat bersamaan.

Angela Tanoesoedibjo

Tentu ini salah satu nama yang tidak asing di telinga. Benar? Mari kita lihat penggalan kutipan yang disampaikan olehnya.

"Mau di swasta, pemerintahan atau di manapun kita ditempatkan, fokus dengan hasil yang bisa diberikan sebaik-baiknya selagi kita diberikan kesempatan." - Angela Tanoesoedibjo

Banyak bergelut dengan dunia digital kreatif dan media, membuatnya menyadari betul peranan transformasi digital dalam di badan pemerintahan.

Hal ini juga dilakukannya saat mengembangkan program sertifikasi CHSE, yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Pandangannya tentang gender equality ini juga disampaikan dalam kesempatan saat menjadi salah satu pembicara dalam Fortune Indonesia Summit 2022, dalam tajuk Women in the Workplace.

Beberapa hal yang disampaikan terkait peranan perusahaan dalam mendukung peran dan kehadiran perempuan di dunia kerja, antara lain seperti adanya kesetaraan upah dan lingkungan kerja yang kondusif.

Putri Indahsari Tanjung

“Enggak banyak orang yang punya privilege kayak gue. Tapi dengan privilege itu, sebagai bagian dari rasa syukur, gue bisa berbuat baik. Jadi gue harus bisa bermanfaat bagi banyak orang,” - Putri Tanjung

Mungkin banyak dari kita yang mengenalnya sebagai seorang pengusaha muda yang merupakan keturunan dari pengusaha sukses. Namun apakah teman-teman tahu, bagaimana dia memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya tadi?

Perempuan yang kerap dipanggil Putri Tanjung ini, mendirikan Creativepreneur Event Creator pada tahun 2014. Salah satu tujuannya adalah untuk membangkitkan geliat berbisnis para pemuda.

Kemudian mendirikan Creative Experience Office (CXO), yang fokus pada bisnis agency dan konsultan. Di tahun yang sama pula, dia mulai masuk ke CT Corp milik ayahnya.

“Dengan masuk ke CT Corp dan membantu bapak, gue bisa bermanfaat lebih besar. Karena dengan masuk ke CT Corp dengan ekosistem yang besar, chance untuk bisa bermanfaat lebih besar juga,”

Greysia Polii dan Apriani Rahayu

Siapa yang tak kenal dengan atlet kebanggan Indonesia ini? Mereka adalah pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia yang banyak membawa pulang medali kemenangan.

Pada 2017, Greysia/Apriyani menyabet gelar juara French Open 2017 dan menjadi runner-up Hong Kong Open 2017. Selain itu, mereka juga menjuarai India Open 2018, Thailand Open 2018, India Open 2019, dan medali emas SEA Games 2019.

Lalu pada awal 2020, Greysia/Apriyani menjuarai Indonesia Masters dan Spain Masters.

“Saya belajar mendewasakan diri. Harus mencoba keluar dari zona nyaman. Dulu, saya adalah orang yang tidak mau diatur. Namun, adanya Kak Greysia menjadikan saya lebih dewasa dalam cara berpikir, juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” - Apriani Rahayu
Keduanya juga menyampaikan, bahwa proses panjang itu tidak diraihnya hanya di lapangan saja, tapi juga di luar lapangan. Salah satunya adalah membangun ikatan yang baik dengan satu sama lain.

Bahkan Greysia juga sempat mengatakan, untuk menghalau kesenjangan perbedaan usia (perbedaan usia mereka 10 tahun), Apriani sangat disarankannya untuk bekerja keras.


Ingin menghadiri acara yang spektakuler ini? Caranya gampang banget, ya, bestie. Kita cuma perlu berlangganan majalah Fortune Indonesia saja, selama setahun. Di mana bisa langganan? Ada di Official Store Fortune Indonesia, tentu saja ada di Tokopedia.

Untuk Fortune Indonesia Summit 2022 ini digelar pada 18 hingga 19 Mei 20222. Berlangsung mulai dari jam 09.00 sampai dengan jam 18.00, bertempat di Hotel Westin, Jakarta.

Nah, informasi-informasi lain terkait Fortune Indonesia Summit 2022 ini bisa juga kita lihat di media sosial maupun website official, maupun menghubungi surel Fortune Indonesia.

Kesimpulan : Korelasi Fortune Indonesia Summit 200 dengan Alpha Woman


Jadi bagaimana, apakah teman-teman punya perspektif sendiri tentang alpha woman ini? Jangan lagi membandingkan diri dengan orang yang terlihat berbeda dengan kita, ya.

Bukan lagi eranya. Kini kita berada di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN, artinya sudah sepatutnya kita bersama-sama menopang pertumbuhan dan menjaga stabilitas perekonomian.

Tokoh-tokoh wanita di atas, tentu punya kemampuan bertahan yang luar biasa di tengah gempuran stereotip masyarakat kita. Apa yang kita lihat sekarang dari diri mereka, adalah wujud dari hardiness.

Menurut Kobasa (1979) kepribadian hardiness adalah suatu susunan karakteristik kepribadian yang membuat individu menjadi lebih kuat, tahan, dan stabil dalam menghadapi stress dan mengurangi efek negatif yang dihadapi.

Hal ini, juga terlihat dari cara Maudy Ayunda mengelola “insecure” dengan sangat bijak (seperti kutipan di awal tulisan).

Mereka yang tampil dengan segala pencapaiannya, seharusnya bisa memacu kita untuk melakukan segala sesuatunya dengan lebih terarah dan matang.



Bukankah Fortune Indonesia juga menangkap peluang ini? Mereka menyadari, jika masyarakat kita butuh literasi yang positif tentang bisnis, karenanya Fortune Indonesia Summit 2022 juga menjadi salah satu medianya.

Fortune Indonesia melalui Fortune Indonesia Summit 2022 ini, ingin memberikan banyak kisah inspiratif dan gagasan yang mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya seperti apa yang disampaikan oleh ibu Parwati Surjaudaja, bahwa perempuan bukan lagi kelas dua di dunia kerja.

Bagaimana? Ingin tetap mengutuk kegelapan dan berdiam di dalam ruangan? Atau bersama-bersama menyalakan lilin dan melihat bintang-bintang dari tempat tertinggi?
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup
Newest Older

Related Posts

46 comments

  1. Tulisan powerful yang membius pembacanya supaya menepikan insecurity dan mulai perubahan besar dalam diri. Keren ka! Ganbatte~ Fortune Indonesia Summit asli event insightful banget sih

    ReplyDelete
  2. Menginspirasi pastinya, karena perempuan juga perlu mengembangkan bakat dan skillnya, karena di tangan dia akan mencetak generasi penerus yang cerdas.

    ReplyDelete
  3. Urusan karir dan pendidikan wanita itu emang mendapat pandangan miring buat beberapa pihak. Terlebih yang tinggal di desa. Anggapan bahwa wanita yang pendidikannya tinggi, karirnya bagus bakal bikin pria minder untuk mendekati.

    Aku rasanya gemes aja gitu sama yang punya anggapan begitu. Gimana ya?

    Kalau mereka minder mah minder aja gitu ya. Nggak perlu ngata-ngatain wanita yang punya value tinggi gitu.

    ReplyDelete
  4. terinspirasi banget sama semua tokoh perempuan yang sangat hebat tersebut.. banyak karya yang sudah mereka hasilkan untuk Indonesia.. keren banget

    ReplyDelete
  5. Masih ada ya yang berfikir bahwa wanita tidak boleh lebih tinggi pendidikannya dibanding laki-laki? Hempaskan aja jauh-jauh kalau masih ada. Toh banyak sekarang yang wanita pendidikan dan kariernya keren-keren banget. Nggak kalah dari pria. Namun bukan berarti mau mengalahkan pria.

    ReplyDelete
  6. Brilliant mbaa Nim tulisannya, iya bener ini sih bikin kita makin termotivasi yaa, suka aku tuhh ngikutin Fortune Summit ini, pgn beli juga edisi lengkapnyaa

    ReplyDelete
  7. keren yaa 40 under 40 nya forbes ini, sebelumnya dibuka dengan epic tentang vulnerability dan alpha woman. banyak juga yang nyindir2 udah berprestasi dan karir cemerlang selalu diikuti sama judging susah dapet jodoh dll

    ReplyDelete
  8. Perempuan di Fortune Indonesia Summit 2022 memberikan angin segar buat wanita Indonesia. Memberikan inspirasi buat wanita maju dan berkarya. Gender bukan batasan saat ini

    ReplyDelete
  9. mantap mbak :) suka banget kalau ada wadah begini ya buat para wanita, biar saling support :)

    ReplyDelete
  10. Saya salah satu korban kejulidan tetangga yang nyinyir saat daftar kuliah. Persis kayak artikel di atas. Dibilangin ngapain kuliah tinggi2 toh akhirnya ya ke dapur juga. Iya sih. Akhirnya saya juga ke dapur setelah lulus kuliah dan menikah. Tapi dapur saya berkelas dan elegan biar klo ikutan acara live streaming acara masak untuk endorse gak malu2in. Hehe

    ReplyDelete
  11. Stereotipe yang ada di masyarakat Indonesia tuh selalu begitu yaa.. Pandangan buruk mengenai perempuan cerdas lalu sukses. Jadi kudu membuka wawasan lagi nih, sebagai ibu yang merawat anak-anak generasi Alpha. Jangan sampai pendidikan anak jadi korban hanya karena pandangan buruk masyarakat.

    Disemangatin sama Fortune Indonesia Summit 2022 dengan Wanita Inspiratif yang bisa tetap menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan karir.

    ReplyDelete
  12. bagus ini emang mba fortune indonesia summit 2022.. cuma menurutku kudu lebih banyak tokoh yang out of the box. banyak yang udah kita kenal di situ dan sering dapat award terutama yang 40 under 40.

    ReplyDelete
  13. wah keren banget acara dan bahasannya. Aku mikir mungkin zaman sekarang udah ga ada banding-bandingin satu dengan yang lainnya, tapi ternyata makin banyak aja apalagi di sosmed. Ditambah kita bisa liat pencapain orang lain lebih gampang, jadi lebih minder deh hasilnya.

    Tapi juga jadi makin banyak yang hebat-hebat kaya gini, lebih ke menginspirasi jadinya.

    ReplyDelete
  14. Sebetulnya saya heran dengan stigma, " untuk apa perempuan sekolah tinggi tinggi toh akhirnya kawin juga" laahh apa bedanya dengan kaum pria? Toh ujungnya mereka nikah juga kan? I mean, kenapa perempuan yang disudutkan. Karena meski sudah menikah, gak sedikit kok para perempuan ini tetap berkarir dan berkarya. Bahkan sukses dengan UMKM yang dijalaninya. I think its back to personal nya itu sendiri ya. Btw Fortune Indonesia summit ini mantul banget deh. Bisa jadi trigger pelaku UMKM semangat dalam menjalani usahanya dan sukses.

    ReplyDelete
  15. Amazing mbaa, baca sepenggal cerita tentang perempuan² hebat ini makin membuat kita sadar yaa. Jangan melihat mereka dengan sebelah mata, tapi lihatlah dari apa yg mereka lakukan bisa menghasilkan sesuatu bs membanggakan nggak hanya keluarga, tapi semua kaum perempuan

    ReplyDelete
  16. Tulisan yang sangat inspiratif, Mbak. Jadi merasa lebih bersemangat untuk menjadi lebih profesional. Perempuan tak harus memilih salah satu di antara membangun keluarga dan karir. They can do both!

    ReplyDelete
  17. Luar biasa ya para pembicara di Fortune Indonesia Summit 2022. Sangat menginspirasi. Salut buat penyelenggara. kegiatan seperti ini penting untuk menggairahkan dunia bisnis Indonesia. Wajib diadakan tiap tahun nih...

    ReplyDelete
  18. Memanfaat aji mumpung untuk menyebarkan kebermanfaatan sah-sah aja. Kalau ada fasilitas kenapa nggak digunakan? Wanita direndahkan oleh kaumnya sendiri. Ngenye emang paling gampang karena mereka sebenarnya iri. Semangat berdaya perempuan.

    ReplyDelete
  19. Sekarang waktunya kita bangkit dari zona nyaman.. Ngenaa banget.. Mba..

    ReplyDelete
  20. Wah keren semua wanita yang disebutin di sini. Mereka sukses dalam berkarier. Tapi menurutku wanita gak berkarier atau di rumah saja itu sama-sama luar biasa. Terus mengupgrade diri yang penting.

    ReplyDelete
  21. tak bisa dipungkiri, insecure tetap pernah dirasakan ,setelah baca ini memang kudu ada perubahan ya mbak. Masha Allah, banyak pencerahan disini

    ReplyDelete
  22. Issue tentang wanita dengan segudang prestasi gak akan ada habisnya, saya setuju dengan pernyataan mba Nimas stereotip masyarakat kita masih berkutat di seputar pendidikan wanita jangan lebih tinggi dari pria itu salah. Dan hal-hal seperti terus bergulir bak roda panas, lalu mengakar semakin lebar. Terima kasih untuk tulisannya, mba..

    ReplyDelete
  23. Acaranya menarikk, sayang aku baru tau sekarang :(
    Tapi insightnya menarik banget, cukup menampar diriku

    ReplyDelete
  24. Sebelumnya memang pengen ada perubahan dalam diri ini setelah baca tulisan ini jadi pengen mengadakan perubahan dalam diri dan makin semangan. Tulisannya keren banget kak, mampu membius pembaca salah satunya aku yang terbius.

    ReplyDelete
  25. Banyak perempuan perempuan hebat yang menjadi tokoh yang termasuk dalam 40 under 40. Mereka sangat menginspirasi. Banyak pelajaran uang bisa dipetikbdari mereka.

    ReplyDelete
  26. Banyak perempuan yang hebat, dan aslinya memang kita hebat. Namun, masyarakat kita yang selalu memandang sebelah mata perempuan, bikin generasi juga banyak yg mageran.

    Saya juga mengalami hal itu, banyak yang mengatakan kalau saya dulu gak nikah-nikah Krena saya kuliah dan kerja kantoran, jadi yang mau mendekati minder. Kadang saya gak ngeeti dg pemikiran seperti itu. APakah wanita harus biasa aja agar dapat nikaj? Kan enggak. Justeru harius

    ReplyDelete
  27. hmmm iyaah nih, tidak jarang stigma negatif itu malah datang dari perempuan, membanding-bandingkan antara A dan B, C dan D dst, padahal harusnya sih saling dukung biar bisa maju dan gak menutup kemungkinan kan bisa berdiri di depan dan seperti para 40 under 40 ini, khususnya kaum wanita.

    ReplyDelete
  28. Perempuan-perempuan yang sangat menginspirasi. Mereka tentu jenis yang nggak ambil pusing dengan ocehan julid netizen dan masyarakat, ya. Fokus saja bekerja, berkarya, berprestasi.

    ReplyDelete
  29. para narasumber di Fortune Indonesia Summit ini emnag keren dan menginspirasi sekali ya kak, mereka bisa sukses di bidangnya masing-masing bahkan di usia di bawah 40

    ReplyDelete
  30. Aku kalau baca soal insecurity ini tuh selalu inget omongan menohok waktu SMP. Ya namanya anak SMP ya, jadi aku dulu pengen banget menempuh pendidikan setinggi mungkin. Terus ada yang nyeletuk, apa nggak takut tuh nanti cowok-cowok deketin kamu. Jujur aku nggak pernah lupa si sama celetukan itu. Sayangnya dulu aku nggak bisa bales karena emang ya nggak atau harus jawab apa.

    ReplyDelete
  31. Mudah-mudahan semua perempuan Indonesia, bisa menjadi bermanfaat dalam caranya masing-masing.

    ReplyDelete
  32. keren banget ya. Aku baca kok jadi minder malah...hehehehehe. tapi keberhasilan mereka pasti juga tak luput dari contoh orang tua, orang-orang terdekat dan juga semangat dia sendiri dalam menggapai cita-cita

    ReplyDelete
  33. Keren banget mb. Aku jadi semangat lagi nih. Baca artikel ini jadi terpantik semangatnya untuk terus belajar dan berkembang. Semangat kita!

    ReplyDelete
  34. Rata2 top womannya fortune itu memang jiwa struggle nya sudah terbangun sejak masih kecil dengan melihat kondisi orang tuanya yg juga berjuang mencapai kesuksesan

    ReplyDelete
  35. Perempuan pasti memberikan sentuhan berbeda di Fortune Indonesia Summit 2022. Pandangan dan pemikiran serta konsep yang diberikan tentu dengan sentuhan berbeda. Menarik sekali untuk diikuti ya

    ReplyDelete
  36. Aku suka sekali insight-nya mengenai wanita yang menginspirasi.
    Semakin banyak wanita berpendidikan tinggi, harapannya semakin baik juga kualitas keturunan atau generasi yang dihasilkan. Karena kini, era digital yang semua bisa dengan mudah mengakses informasi.

    Melalui Fortune Indonesia Summit 2022, kita bisa mendapatkan banyak insight dari perempuan hebat yang masuk dalam jajaran tokoh 40 under 40.

    ReplyDelete
  37. Saya setuju perempuan harus berpendidikan tinggi karena bnyk jg lapangan kerja yg butuh perempuan

    ReplyDelete
  38. Karena Indonesia Fortune Summit 2022 ini, kita jadi tahu para wanita yang keren karena pencapaian dan kisah cara memperoleh kesukseksan mereka

    ReplyDelete
  39. Sering banget dulu pas awal nikah banyak yang komentar, sayang sekolah tinggi tapi jadi irt. Padahal irt juga bisa menghasilkan dirumah

    ReplyDelete
  40. Lengkap banget, ka penjabarannya, benar2 menginspirasi, atorytellingnya ngena banget. Dri Maudy nyambung ke fortune. Maudy memang benar2 cocok yg bisa dibanggakan. Fortune memang2 ajang bergengsi yg mengapresiasi orang2 yg memiliki inspirasi. Thanks for sharing, ka

    ReplyDelete
  41. Sumpah, deh, ya, aku suka banget baca artikel ini. Seneng penjelasannya, tentang problematika wanita karir dan menjadi ibu rumah tangga yang anehnya enggak luput dari gunjingan orang sekitar terutama mereka yang rumahnya berdempetan. Agak kesal juga, ya, pemikiran sesempit itu masih hangat banget buat dipelihara. Makasih banyak untuk penjelasannya, Kak!

    ReplyDelete
  42. keren kak, menginspirasi utk tetap fokus pd tujuan. btw berapa lama lah menulis artikel sedetail ini mbak?

    ReplyDelete
  43. Walaupun gak hadir, tapi dari postingan ini setidaknya bisa ngintip betapa amazing, inspiratif dan bermanfaatnya acara tersebut <3 Hayu perempuan Indonesia!

    ReplyDelete
  44. Semangatnya kerasa loooh lewat tuLisannya. Membuka.wawasan banget, terkhusus buat aku yang selalu minder dan gak mau keluar dari zona nyamanku.

    sukses selalu, Kak.
    keren

    ReplyDelete

Post a Comment