Laporkan Penyalahgunaan

Pengikut


About

Hidup bukan tentang seberapa panjang usia kita, namun seberapa bermanfaatnya hidup kita di dunia. Karena perjalanan setelah kehidupan dunia, jauh lebih panjang dan abadi.

Kenalan Yuk

Identitas penulis dan pemilik


Assalalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh

Hai, salam kenal semua, terima kasih sudah bersedia meluangkan waktu dan mampir di blog ini. Terima kasih juga atas semua apresiasi, yang kalian berikan pada tulisan-tulisan dan juga tampilan blog ini. 

Kita kenalan dulu ya, siapa tahu, setelah ini kita bisa semakin dekat dan hangat :)

Personal Life

Lahir pada 26 tahun yang lalu, tepatnya 4 Januari 1994 dari seorang ibu hebat bernama Sri Pudji Wahyuni. Saya lahir dan besar di sebuah Kabupaten kecil di ujung Timur Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Blora. Merantau ke Semarang tahun 2012 untuk kuliah dan berharap bisa tetap tinggal di sini setelah wisuda. Alhamdulillah Allah kabulkan doa saya, dengan memberikan suami yang kebetulan orang Semarang.

Beberapa hobi saya antara lain membaca, menggambar, menulis dan mewarnai. Maaf ya, hobinya memang tidak berubah sejak masih SD. Warna kesukaan pun tidak berubah, tetap biru dan hitam. Itulah mengapa, tampilan blog ini di dominasi dua warna tersebut. Karena saya penikmat desain minimalis, jadilah gambar yang saya gunakan untuk data tambahan dlaam blog ini, juga saya buat seminimalis mungkin, tanpa menghilangkan pesan yang ingin saya smapaikan.

Kalau bicara tentang cita-cita. Sejak SD saya ingin jadi pelukis dan penulis. Namun, ternyata seiring bertambahnya usia, cita-cita tersebut juga berkembang, saya ingin punya karyawan dalam bidang yang nantinya cukup menjanjikan untuk saya kembangkan, ke Baitullah bersama orang-orang yang saya cintai, keliling Indonesia dan tempat-tempat bersejarah ummat Islam dan punya sekolah. Aamiin aamiin.

Daily Activity

Sekarang ini, tengah sibuk menjadi istri yang masih belajar time management, finansial juga bangun pagi. Semakin rajin belajar masak karena anak pertama sudah mulai makan sejak, 6 bulan yang lalu. 

Selain di blog, saya juga sering menulis di Instagram. Entah tulisan tersebut dibaca banyak orang atau tidak, saya hanya mencoba meyakini, jika suatu saat, tulisan-tulisan tersebut akan terbaca oleh banyak orang, ketika waktunya sudah tiba. Jadi, sekarang ini saya masih tetap menulis, menuliskan apapun yang menjadi keresahan saya lebih tepatnya.

Untuk memperbaiki kemampuan menulis, saya memaksa diir untuk bergabung di komunitas-komunita blogging dan kepenulisan. Tentu saja, supaya ada yang selalu memicu saya untuk tetap menulis.

Saya memang seorang seorang ibu rumah tangga dan sangat bangga atas itu, namun saya juga tidak membatasi diri untuk berkegiatan. Sebab saya tidak hanya ingin menjadi istri dan ibu yang hanya pintar memasak, tapi juga ingin menjadi istri dan ibu yang berwawasan luas dan berpikiran terbuka.

Fahlevi's | Catatan Ibu Muda

Identitas penulis dan pemilik blog

Adalah blog personal yang secara khusus saya buat, untuk menyimpan catatang-catatan yang terkait dengan pengalaman dan kenangan saya. Karena saya pelupa, maka menuliskannya cukup bermanfaat untuk saya. 

Lalu, mengapa saya memilih judul blog demikian? Sebab banyak yang mengira saya masih single lantaran hampir tidak pernah mengekspos kehidupan pribadi, di media sosial. Jadi dengan demikian, saya ingin menunjukkan bahwa saya, sudah memiliki pasangan. 

Catatan Ibu Muda . Tentu saja ini saya gunakan sebagai penguat di blog. Sebab selain istri saya juga adalah ibu baru. Alasan memilihnya, tak lain karena pengalaman sendiri. Karena pengalaman sebagai ibu muda dan ibu yang sudah bertahun-tahun lebih dulu mengasuh anak-anak, tentu sangat berbeda. 

Niche dalam blog saya adalah lifestyle, tapi fiokus saya pada parenting dan pendidikan. Karena saya peduli sekali pada dua bidang ini. Meskipun, saya juga akan menulis tentang pendidikan, psikologi, finansial dan beberapa artikel lain.

Lihat, Dengar Rasakan dan Tulislah

Melansir dari laman Wikipedia, tagline merupakan deskripsi singkat (hanya terdiri dari beberapa kata) yang menggambarkan suatu produk secara keseluruhan. Berkaitan dengan blog, tagline juga sangat erat kaitannya dengan judul.

Lihat, Dengar, Rasakan dan Tulislah kemudian menjadi tagline saya. Mengapa saya memilihnya? Tentu saja, hal ini sangat berkaitan dengan Niche dan judul blog yang saya pilih. Bukankah, dari alat indera kita bisa mencerna sesuatu dengan persepektif yang berbeda? Bukankah dengan keadaan yang berlainan juga akan memengaruhi pola pikir kita?

Hal inilah yang menjadi renungan saya. Bahwa, ketika kita menerima sesuatu, yang tentu saja dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dirasakan oleh hati, dan sudah pasti diolah di dalam saraf-saraf otak, maka adakah alasan mengapa kita tidak menuliskan hasil kerja tubuh kita? Bukankah kepekaan kita sebagai manusia juga perlu diasah? Dan salah satu caranya adalah dengan menulis.

Bagi saya, tulisan yang baik adalah tulisan yang jujur. Yang di dalamnya tidak ada kepura-puraan. Mengapa demikian? Sebab percuma, jika tulisan tersebut mendulang banyak rupiah namun tidak membawa kebaikan.

 

Logo

Perkenalkan, ini adalah logo yang akan saya pakai di blog nantinya. Sederhana ya. Namun bagi saya, ini sangat mewakili jati diri blog saya sendiri.

Identitas penulis dan pemilik blog


§  Tangan

Ini adalah saya. Bagaimana upaya saya melalui blog ini mencoba memberikan sajian yang bermanfaat dan memiliki nilai kebaikan untuk banyak pihak

§  Otak dan lampu

Ini adalah tonggak bagi terus hidupnya blog ini. Agar blog ini tidak mati suri ke depannya, maka perlu kejernihan dalam berpikir dan kematangan berpikir dalam menyusun tulisan-tulisan. Dan dari sini lah (otak) niche saya bermunculan.

§  Orang

Ini melambang niche pertama saya. Parenting. Yakni bahasan mengenai pola asuh. Tentang kebersamaan visi misi keluarga untuk menyiapkan generasi-generasi terbaik di masa yang akan datang.

§  Hati

Niche selanjutnya adalah tentang pernikahan. Logo hati saya pilih untuk mewakili pernikahan sebab hati atau perasaan itu sangat unik. Begitupun dengan pernikahan, banyak sekali ilmu-ilmu yang tidak bisa kita dapatkan secara textbook.

§  Topi

Sudah sangat jelas, jika ini mewakili Pendidikan.

§  Trisula

Ini adalah lambang psikologi. Lalu, mengapa logo ini bersendiri sendiri dan tidak terhubung dengan tongak (otak dan lampu)? Sebab psikologi itu misterius, sangat berbeda keadaanya antar individu. Dibutuhkan sudut pandang dan keilmuan tersendiri untuk menilainya.

§  Warna Hitam

Warna ini lah yang akan saya gunakan sebagai dominasi dalam blog saya, baik untuk gambar maupun temanya. Mengapa? Saya berpendapat, jika hitam adalah warna yang elegan dan sederhana. Namun, ada satu warna yang juga akan muncul dalam tema saya, yakni biru, warna yang tidak bisa saya deskripsikan mengapa saya menyukai warna ini.

 Portofolio

·         Antologi Surat Cinta Untuk Palu Donggala, 2018, Embrio

·         Antologi Kado Untuk Bumi Berduka, 2019, Embrio

·         Antologi Happines, 2019, Ay Publisher

·         Buku Solo 267 Hari, 2020, Caraka Publisher

·       Penyaji diskusi daring dengan tema “Menulis dan Kekuatannya Menyembuhkan”, 2020, Klub Baca Sanggar Caraka

Yang Hampir Lupa

Template. Ini mewakili diri saya, di mana desain yang saya pilih termasuk minimalis. Sebab tidak banyak ornament. Warna yang saya pilih pun dominan hitam, dan tentu saja biru. Berkaitan dengan template, maka infografis dan gambar-gambar yang saya tampilkan dalam blog, saya usahakan dibuat sesederhana mungkin. Yakni dengan tidak mengguanakan warna-warna yang sangat terang. Ini salah satu hal, yang juga saya harapkan bisa menjadi branding, atau cara dikenali dari sisi “seninya” blog.


Harapan saya dalam waktu dekat, ingin mengeluarkan buku solo kedua dan mulai merintis menjadi freelancer (maaf ya, ini memang terkesan receh, tapi saya sangat mempertimbangkan banyak hal untuk mengambil keputusan ini).

Supaya kita lebih dekat dan hangat, teman-teman bisa follow dan mampir ke media sosial saya :

Instaram : @niimasachsanii_
Twitter :  @niimasachsanii
Facebook : nms ach
Email : nimaskesumo@gmail.com

Sekali lagi, terima kasih sudah bersedia mamoir ke sini. Selamat membaca, semoga ada manfaat yang bisa diambil. Mari berteman untuk menambah pintu-pintu rejeki kita :)

Wassalamu'alaykum warohmatullai wabarokatuh

17 komentar

  1. Kalo mampir ke blognya mbak nimas pasti langsung jatuh cinta sama infrografisnya 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, masya Allaah, alhamdulillah ada yang suka huhuhu

      Hapus
  2. Lengkap sekalii...dan benar, setelah membaca ini saya jadi merasa lebih dekat dan hangat #eh

    BalasHapus
  3. Semoga aku jg bisa mengikuti jejak portofolionya mba Nimas hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aamiin, semoga jauh lebih banyak memberi manfaatnya yaa :)

      Hapus
  4. Mahmud Abbas ya mbak Nimas ini 😁😁😁 pengen mengikuti jejaknya mbak Nimas yg bikin buku solo ih :3

    Jadi berasa lebih kenal hehe setelah baca ini, btw awal awal blogku warnanya juga begini lho mbak xD terus tak ganti bucinnya tosca aku tu /plak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Abbas? Baru denger nih hahaha. Apaan sih?

      Hapus
    2. Mahmud Abbas ini mamah muda anak baru satuuu...ahahahahha

      Hapus
  5. Ternyata kita seumuran, hanya saja aku lebih muda sedikit hehe

    BalasHapus
  6. Sederhana hitam putih namun tetap elegan dan berisi .. penuh makna lihat, dengar dan rasakannya benar" mempunyai magnet tersendiri...

    BalasHapus
  7. Salam kenal Mba Nimas. Keren nih portofolionya, sebagai wanita single aku menunggu postingan tentang pengalamannya sebagai Ibu Muda nih Mba, biar bisa belajar hehe

    BalasHapus
  8. Suka deh sama filososfi logonya.
    Mewakili semuanya :)

    Sukses terus ya mba utk blognya.

    BalasHapus
  9. Suka sama logonya kak. Penjelasan nya juga benar2 rapi dan jelas.
    Sepertinya memang rencana yg matang ya ka.

    BalasHapus
  10. tulisannya bagus banget mba nimas, uda kelihatan ini mah professional

    BalasHapus
  11. Waah ternyata Kak Nimas sudah melahirkan banyak antologi dan buku solo ya! Bravo! Pantesan nih tulisannya renyah nan gurih :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Pengikut