Nimas

Sebuah Catatan

Seperti malam ini, hujan tak lagi mengguyur, seduhan kopi sudah tertata, menghirup lembut aromanya.
Seperti itu pula dirimu, dirimu yang tak lagi hadir, rindu sudah dipelupuk mata, menahannya  dalam katup bibir.
Kadang aku hanya merindukanmu sebagai penasehat. Yang terampil
membawaku melayang, menyusuri  tepian-tepian otak yang lama tak tersentuh. Mengajakku berlari dalam angan yang tak tergapai. 
Kadang pula aku merindukanmu sebagai kawan, yang dengan kasih memelukku tanpa luka. Menggenggam jemariku agar tak berada jauh darimu.
Juga kurindukan dirimu, sebagai cinta. Yang tanpa permisi mencuri hatiku dengan piawai. Meninggalkan tumpukan kenangan dalam  setiap detiknya. 
Dan malam ini, kurindukan dirimu sebagai apa adanya dirimu, yang tetap aku simpan. 
Di hati.

(Skrpsi: 14/12/15)
Nimas Achsani
Blogger, content writer dan penulis buku. Tertarik dengan dunia pernikahan, psikologi, pendidikan dan finansial. Menulis bukan sekadar merangaki kata, namun juga menciptakan kenangan dan menebar manfaat.

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Follow by Email