3 hari sebelum hari pernikahanku

Kutulis ini 3 hari menjelang hari pernikahanku

Ibu, terimakasih untuk segalanya. Sekali lagi terimakasih
23 tahun, engkau besarkan aku dengan cinta, kasih dan sayangmu.
Aku tumbuh bersama bahagia dan dukamu, tumbuh bersama peluhmu

Ibu,
Tak lama lagi aku akan menikah, aku akan menjadi bagian dari kehidupan orang lain

Tapi bu, aku khawatir, bisakah aku menjadi istri yang baik? Bagaimana jika suamiku tidak menerima segala kekuranganku? Bagaimana jika suamiku marah kepadaku? Apa yang akan suamiku lakukan jika aku melakukan kesalahan dan aku menangis di depannya?

Hari-hari menjelang pernikahanku, aku banyak menangisimu bu.
Ada rasa di sebagian hatiku yang tak tega meninggalkan ibu, ada sedih ketika ingat bahwa ibu semakin menua dan aku jauh darimu. Ibu maafkan aku

Ketika hari pernikahanku semakin dekat, rasa haruku semakin susah ku tahan. Aku lebih cengeng dari biasanya bu. Aku mudah sekali menangis untuk hal-hal kecil.

Aku merindukan ibu. Ingin ku peluk ibu begitu lama, bu aku tetaplah anakmu sekalipun aku telah menikah esok. Aku tetaplah putrimu yang akan belajar memasak, yang akan berusaha bangun pagi, yang akan belajar membersihkan rumah.

Ibu,
Terimakasih untuk perjalanan 23 tahun ini. Aku banyak belajar darimu.

Ibu, terimakasih banyak sudah mengijinkanku menikah. Ini keputusan dan pilihan terbesar dalam hidupku. Terimakasih karena ibu selalu menguatkanku, selalu mendukungku. Terimakasih untuk segala kebaikan ibu

Bu, ingin kuhabiskan sedikit lebih banyak waktuku bersamamu. Ingin ku kumpulkan lebih banyak cerita dan kenangan bersamamu sebelum aku menikah.

Ibu, engkau adalah hal terbaik yang pernah aku miliki.

Ibu terimakasih untuk pelukanmu sebelum tidur, untuk candamu setiap hari, untuk teguranmu setiap waktu. Terimakasih

Benar. Ketika pernikahanku semakin dekat, rinduku pada ibupun semakin besar. Ingin kulipat waktu dan bertemu denganmu.

Engkau bukan hanya ibu, tapi juga ayah untukku. Terimakasih sudah menjagaku selama ini, memenuhi segala kebutuhanku, aku tau betapa ibu ingin membuat anak-anakmu bahagia. Terimakasih untuk seluruh jerih payah ibu selama puluhan tahun seorang diri.

Ibu maaf, aku belum bisa membalas seluruh air mata yang jatuh karenaku. Aku belum bisa membalas setiap doa yang ibu ucapkan setiap harinya. Aku belum bisa membalas segala yang ibu lakukan untukku

Bu, aku ingin menangis dipelukanmu. Menumpahkan segala rinduku padamu, menumpahkan segala resahku, menumpahkan segala bebanku padamu.

Ibu engkau adalah tempatku mengadu banyak hal. Tempatku bercerita dan berbagi tawa selama ini. Ibu adalah teman terbaik yang Alloh kirimkan untukku.

Ibu, doakan agar pernikahanku esok menjadi ladang pahala bagiku.

Dariku,
����
Putrimu yang banyak meminta

Posting Komentar

0 Komentar