Nimas

Pak

Merenda detak tanpa ketuk birama
Beriring derit perlahan menjerit

Berjinjit pada tepian kandang
Berkawan obor pada titiannya

Ku sematkan rindu pada Illahi
Pada kesempurnaan dunia yang agung

Ku singsingkan tenun berlumur lumpur
Berangan menjauh dari riuh

Tak ingin gaduh bahkan bisikan
Sendiri, merajut jengkal kehidupan

Ku yakin akan esok yang gemilang
Sebagaimana surat cinta Illah yang ku dekap

Semangkuk rindu untuknya
Yang telah berpulang lebih dulu

Kini aku bermandikan darah dan nanah
Demi asa yang selalu ku gantungkan

Tentang sebuah ilusi
Yang sulit ku bedakan dengan nyata

Biar saja aku payah
Sebagaimana engkau dulu menahan derita

Tokohmu koko dalam kenangan
Dan seperti itu pula aku ingin dikenang

Pak, aku rindu

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#tantangan7

Nimas Achsani
Blogger, content writer dan penulis buku. Tertarik dengan dunia pernikahan, psikologi, pendidikan dan finansial. Menulis bukan sekadar merangaki kata, namun juga menciptakan kenangan dan menebar manfaat.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email