Nimas

Bekerja Dengan Penuh Kesadaran, Mindfulness With ASUS OLED

1 comment


Semakin kita bertambah umur, nggak bisa dipungkiri kalau isi kepala juga semakin banyak, semakin rumit. Kerumitan inilah yang kemudian meminta jatah tidur kita. Betul?

Sampai akhirnya, kita memutuskan duduk diam di depan laptop, main gadget, atau melakukan sesuatu yang memang nggak ada manfaatnya untuk siapapun. Sadar nggak, sih, hal ini kita jadikan sebagai alasan untuk “memelankan” laju hidup.




Setelah lulus sekolah, masuk dunia kerja hingga lingkaran parenting yang tak berkesudahan, akhirnya membuat kita merasa menghabiskan waktu dengan begitu cepat. Jika sudah begini, kita akan merasa kelelahan tanpa menyadari apa saja yang sudah kita kerjakan. Kan?

Bahkan, sering kali kita tidak menyadari tarikan nafas yang panjang, tidak merasakan sejuknya udara yang berlalu dari kedua lubang hidung. Benar? Kita bernafas karena memang begitulah alam bawah sadar mengendalikan. Tidak ada kesadaran untuk menikmati dan merasakannya.

Sesuatu yang mungkin kini kita nikmati “setelah semakin dewasa dan sibuk” adalah bernafas dengan udara yang segar. Hingga kemudian memutuskan untuk berlibur ke tempat-tempat yang dingin.



Belakangan, kita memang menjadi tidak menyadari rutinitas ini. Bukan satu atau dua orang saja, tapi banyak juga yang merasakan hal ini. Semua berlalu tanpa kesadaran. Jika sudah begini, bisa jadi kita melakukan sesuatu tanpa memiliki goals.

Dan jika menengok kondisi saat ini, pandemi yang masih belum menunjukkan titik terangnya, masih menjadi momok tersendiri bagi kita semua. Work From Home (WFH) hingga Hybrid Working adalah yang tak terelakan lagi.

Jika biasanya teman-teman bekerja selama 8 jam, namun ketika WFH harus bekerja hingga 12 jam bahkan lebih. Belum lagi Hybrid Working yang menjadi “hantu” tersendiri. Meskipun terlihat lebih leluasa, tapi nyatanya ini juga menjadikan kita butuh perangkat yang bisa kita bawa ke mana saja.

Pernah nggak sih, lagi liburan tiba-tiba diajak meeting? Atau ketika lagi asik family time, tiba-tiba diminta untuk mengecek aplikasi yang error? Hmmm, tentu saja hal ini tidak bisa jika hanya dikerjakan menggunakan ponsel pintar saja.

Kita butuh perangkat yang bisa diajak kerja cepat, namun dengan kualitas hasil yang jempolan, demi merasakan nikmatnya hidup sejenak bersama orang-orang tersayang.

Kita bisa produktif berkarya. Hidup sehat juga bahagia.
Teknologi membuat semua lebih mudah


efek screen time

Screen Time Limit Untuk Ibu Freelancer?

Meskipun anak kami hanya mendapatkan jadwal screen time selama dua minggu sekali atau sebulan sekali, ternyata ibunya justru setiap hari berhadapan dengan layar.

Sebagai seorang freelancer yang memang mendulang rupiah di dunia digital, tidak bisa dipungkiri jika ponsel dan laptop adalah sahabat terbaik.

Jika dihitung-hitung, mungkin dalam sehari aku menghabiskan waktu di depan layar selama 12 jam sehari. Lumayan kan? Durasi ini, hanya perhitungan rata-rata saja, bahkan bisa saja lebih.

Tapi jika boleh jujur, aku sangat berusaha sekali mengurangi durasi screen time. Karena memang dampaknya secara fisik dan psikis sudah sangat terasa.

Dengan keadaan seperti itu yang hampir setiap hari terjadi, aku jadi sering merasa melewatkan banyak hal menyenangkan, salah satunya adalah tidur dengan nyenyak.

Masalah tidur, mata sering tegang, kantung mata awet, leher bahu dan punggung sering nyeri dan sakit kepala adalah beberapa keluhan fisik yang setiap hari aku rasakan. Bahkan, memakai koyo cabe pun tidak memberikan manfaat yang signifikan :’)

Belum lagi ketika tengah terburu-buru ternyata laptop tiba-tiba ngelag, yang ada justru stress, emosi dan marah entah dengan siapa.

Sampai saat ini pun, aku masih sangat berusaha mengatur kegiatanku yang satu ini secara bijak. Karena mau tidak mau, setengah dari hariku habis di depan layar. Tidak mungkin jika ini tidak memberikan dampak, kan?
Kawan, izinkan aku bercerita. Teknologi yang bikin jatuh cinta, menatapnya seperti menatap semesta

ASUS OLED Untuk Semua : Pekerja Kreatif Hingga Pelajar

Untuk teman-teman awam (sepertiku), jika kita gunakan istilah yang lebih umum, OLED bisa juga kita sebut sebagai diode cahaya organik. Salah satu alasan kenapa penelitian terkait OLED ini dilakukan adalah untuk mencari teknologi alternatif selain LCD (Liquid Crystal Display).

Sepertinya penjelasan di atas masih abstrak, ya? Hahahaha

Jadi garis besarnya, teknologi OLED ini akhirnya menghasilkan warna yang jauh lebih banyak dengan biaya pengembangan yang sedikit lebih murah. Bisa dibayangkan, ya, teknologi ini akhirnya memberikan kita hasil yang optimal tapi dengan biaya yang lebih hemat.

Teknologi ini, kemudian diadopsi oleh ASUS untuk digunakan pada sebagian besar produk-produknya mendatang. Hmm bisa dibayangkan, ya, ketika perusahaan sekeren ASUS akhirnya mengusung teknologi OLED pada produknya? Aku,sih, yes banget …

Mantan membuatmu sulit tidur. Begitupun sinar biru menggempur. Tenang, ASUS takkan timbulkan gangguan tidur

Kebetulan aku punya mata minus silinder, yang kanan kiri beda ukurannya hahaha. Jujur banget ini cukup nggak nyaman, sih. Nah, ketika aku mulai masuk ke dunia freelancer, ternyata rasa nggak nyaman ini juga bertambah.

Serangan Tak Kasat Mata Dari Sinar Biru

Mata adalah satu bagian yang paling banyak merasakan. Ketika dikejar dateline, bisa jadi semalaman aku duduk depan laptop dan entah kenapa jadi jarang ngedip. Ada yang merasakan hal ini juga, kah? Dan selamat datang mata kering :)

Namun, ternyata nggak cuma mata kering aja, loh. Salah satu yang hampir mengganggu setiap hari adalah mata tegang. Setuju?

Salah satu faktor penyebab munculnya keluhan ini, yaitu karena efek dari sinar biru dari layar. Sinar ini sangat berbeda dengan sinar biru dari sinar matahari, ya. Karena jika sinar biru dari matahari akan sangat berpengaruh pada mood dan konsentrasi.

Berbeda dengan sinar biru dari gadget. Sinar ini akan membuat mata kita mudah lelah hingga menyebabkan Computer Vision Syndrome (CVS). Sebenarnya, gejala yang ditimbulkan dari sindrom ini cukup familiar. Bahkan sebagian besar sering banget aku rasakan hahaha.

Misalkan nyeri di leher, bahu dan punggung, mata kering, mata mudah berair ataupun sakit kepala. Bahkan, belakangan ini aku semakin sering menggunakan koyo cabe di tengkuk. Karena memang cukup mengganggu ya, apalagi kalau sedang sakit kepala, hhmmm sudahlah.

Fitur Eye Care adalah satu solusi yang ditawarkan ASUS OLED untuk kita. Pada umumnya, beberapa produk teknologi menyiasati hal ini dengan cara mengurangi reproduksi sinar biru. Namun berbeda dengan ASUS.

ASUS tetap mempertahankan kualitas reproduksi dan akurasi warna, maka yang dilakukan adalah dengan menggeser spektrum cahaya.

Beberapa waktu yang lalu, ASUS dan Detik Network bekerja sama untuk melakukan sebuah riset bersama para teman-teman kreator tentang pengaruh radiasi sinar biru ini. 9 dari 10 subyek mengatakan jika mereka tidak merasakan kelelahan setelah seharian bekerja di depan laptop.

Reaksi ini sangat wajar dirasakan, sebab laptop ASUS OLED memiliki fitur Eye Care yang bisa mengurangi dampak radiasi hingga 70%! Jika begini, maka kenyamanan dan mata yang tetap sehat akan dirasakan oleh semua pengguna, termasuk anak-anak yang masih harus belajar jarak jauh.


ASUS OLED Janjikan Visual Terbaik

Mungkin tidak banyak yang menyadari ini, jika visual pada sebuah laptop adalah hal tak pentingnya. Beberapa kali menggunakan laptop dengan brand dan fitur yang berbeda, rasanya perpindahan kualitas visual ini sangat terasa.

Salah satu cara yang menurutku cukup sederhana, untuk mengetahui kualitas tampilan pada layarnya adalah ketika menonton film. Mengapa? Karena dalam film memiliki standar sendiri dalam penggunaan warnanya.


Multi Warna dan Akurat

Color Space DCI-P3

Tunggu, aku akan mencoba menjelaskannya dengan sangat sederhana. Jadi, Color Space DCI-P3 atau DCI-P3 adalah sebuah “ruang” warna yang memang biasa digunakan dalam proyeksi film dan industri film di Amerika. Bisa dibilang, ini adalah standar warna di dunia perfilman.

Bersertifikasi VESA Display HDR 500 True Black

Seharusnya, istilah HDR tidak asing bagi para teman-teman kreator. Namun, untuk yang belum tahu, HDR atau High Dynamic Range adalah sebuah teknologi yang mampu memberikan kualitas terbaik antara terang dan gelap warna pada gambar.

Begini, ketika kita membuat desain, kadang ada beberapa detail yang membuat sebuah gambar kurang menarik. Misalnya, ada detail warna yang hilang, transisi warna tampak tidak alami atau bahkan tingkat kecerahan yang tidak sesuai.

Nah, dengan adanya teknologi HDR ini, teman-teman akan mendapatkan pengalaman dalam bermain warna lebih kaya. Sebab, HDR ini memberikan tampilan warna yang nyata.

Pernah nggak, sih, ketika menonton film, terus mikir “eh kok warnanya gini?”

Mungkin kita semua setuju, jika gradasi warna tidak terbatas pada tua dan muda. Namun, ada banyak detail warna kecil yang seringkali tidak bisa kita deskripsikan. Benar?

Melalui HDR, kita akan melihat transisi setiap detail kecil warna dan area sesuai dengan kecerahan yang dilihat oleh mata telanjang.

Nah, Sertifikasi VESA Display HDR adalah sebuah ketentuan global untuk layar HDR yang memvalidasi bahwa spesifikasi layar akan menampilkan kontras, ketajaman warna, kecerahan hingga tone warna yang nyata untuk memberikan kualitas realistis.

Soal kontras warna, dengan memiliki rasio kontras yang sangat besar, kita jadi bisa melihat warna hitam yang sesungguhnya. Sebab setiap LED pada layar dimatikan semuanya, sehingga kita mendapatkan kontras yang nyata.

Bisa dipahami, kan? Lanjut lagi ya (btw, semakin kita cari tahu soal visual ASUS OLED ini, kita akan semakin jatuh cinta dengan semua keunggulannya).

warna pantone
Source : Pantone.com


Kantongi Sertifikasi PANTONE Validated Display

Untuk yang belum tahu, Pantone adalah perusahaan percetakan dengan hasil cetakan warna paling konsisten, terlengkap dan sangat berkualitas di dunia. Itulah mengapa, akhirnya banyak industri digital yang menggunakan ketentuan baku dari arsip warna Pantone..

Nah, lalu apakah kegunaan dari Sertifikasi PANTONE Validate Display ini? Adakah pengaruhnya terhadap para pengguna?

Pertama, untuk mendapatkan sertifikasi validasi ini, laptop-laptop akan diperiksa menggunakan Pantone Matching System. Jika warna-warna di dalamnya sudah sesuai dengan arsip Pantone, maka sertifikat ini baru keluar.

For your information, nih, ternyata nggak semua laptop itu bisa memproses setiap warna sesuai dengan aslinya. Hal ini, biasanya akan terlihat dari tampilan warna yang kurang “tajam”. Pasti pernah melihat tampilan seperti ini, kan?

Salah satu manfaat yang kita rasakan ketika menggunakan laptop dengan sertifikasi ini adalah, warna yang ditampilkan sesuai dengan warna yang kita inginkan. Untuk hal ini, biasanya teman-teman yang bekerja di bidang kreatif, pasti sangat paham tentang pentingnya kondisi ini.

Sudah divalidasi oleh Pantone. Berarti akurat untuk editing dan nonton.
Hari-hari jadi tidak monoton
laptop asus oled

Belajar Juga Lebih Tenang Dengan ASUS OLED (ASUS VivoBook Ultra 15 OLED K513)

Windows 10 Home

Oke, lanjut ya. Laptop ini juga sudah dilengkapi dengan Windows 10 Home, yang mana merupakan sistem operasi keluaran terbaru dari Microsoft.

Dengan sistem operasi ini, sangat memungkinkan untuk kita melakukan banyak kegiatan karena dukungannya terhadap berbagai jenis aplikasi. Mulai dari aplikasi khas pekerja kantoran, gim hingga aplikasi kreatif.

Masih ada lagi. Untuk keamanan, laptop ini juga sudah dilengkapi dengan Windows Hello yang menggunakan sidik jari sebagai akses masuknya. Buat temen-temen blogger ataupun kreator, yuk deh amankan data kita dari orang-orang tidak bertanggungjawab :D

Ada bonusan nih, by the way. Yap, teman-teman juga akan mendapatkan gratis seumur hidup Office Home dan Student 2019! Tentu saja yang digunakan adalah Office asli ya.

Spesifikasi Kekinian Untuk Muda-Mudi

Processor 11th Gen Intel Core

Singkatnya, dengan teknologi yang modern ini kita akan mendapatkan performa laptop yang jempolan. Tidak hanya itu saja, sebab ternyata teknologi ini juga berdampak pada konsumsi daya listrik yang jauh lebih hemat.

Dengan prosesor seperti ini, kita tidak hanya bisa bermain gim dengan menyenangkan tapi juga mendapatkan user experience yang mengagumkan. Bagaimana tidak, performa yang diberikan dari prosesor ini juga sangat berpengaruh pada visual, editing video, hingga proses kerja kreatif seperti desain grafis.

Tidak berhenti di situ saja, dengan prosesor yang juga dilengkapi dengan WIFI 6, kita sangat bisa bekerja di mana saja.

Laptop modern ASUS OLED sudah diperkuat oleh prosesor Intel Core generasi ke-11 terbaru (Tiger Lake) yang menghadirkan keseimbangan performa dan responsivitas dalam platform berdaya rendah yang dibuat berdasarkan teknologi proses 10nm generasi ketiga.

Jadi gimana nih, kebayang nggak sih, kerennya ASUS OLED ini? Teknologi pada layarnya yang jempolan, dipadukan dengan prosesor yang performanya kilat dan wifi yang anti lelet? Betah deh depan laptop tanpa harus pakai koyo cabe lagi (hahahaha).

DDR4 RAM PCIe SSD

Buatku yang memang bekerja dengan tenggang waktu, rasanya memang perlu mengerjakan segala sesuatunya dengan cepat. Termasuk dalam proses penyimpanan data. Dengan adanya sistem penyimpanan ini, proses yang dibutuhkan jauh lebih cepat dibandingkan dengan HDD tradisional.

Kok bisa? Tentu dong, mengingat DDR4 adalah tipe RAM terbaru. Sedangkan PCle adalah salah satu tipe SSD yang soal speednya nggak perlu ditanyakan lagi. Penggabungan antara penyimpanan yang besar dari HDD dan kecepatan data dari SSD, ini adalah sesuatu yang cukup menakjubkan.

Jadi, buat para pekerja ataupun anak sekolahan, ini cocok banget, kan? Tidak ada lagi masalah lemot karena harus buka banyak aplikasi bersamaan. Karena storage memang cukup penting untuk mendukung kegiatan sehari-hari kita.

ASUS Intelligent Performance Technology (AIPT)

Dengan adanya teknologi ini, menjadikan ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (K15) memiliki performa jauh lebih cepat hingga 40%, jika dibandingkan laptop dengan spesifikasi yang serupa.

AIPT ini ternyata juga berperan penghematan daya pada laptop ini, loh.



Meminang ASUS OLED? Kenapa Tidak?

Dibanderol dengan harga Rp 8.599.000 rasanya terbilang cukup terjangkau dengan segala kelebihan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh ASUS OLED.

Kabar baik selanjutnya, banyak series laptop ASUS yang menggunakan teknologi OLED, mulai dari VivoBook hingga ZenBook.

Jika dilihat kembali mengenai fitur-fitur yang ada pada ASUS VivoBook Ultra 15 OLED, bisa dikatakan laptop ini memang sangat cocok digunakan untuk semua kalangan, kan?

Dari para pekerja kreatif hingga pelajar, akan merasakan manfaat yang tak terbantahkan. Mulai dari visual yang sangat cantik hingga kecepatan respon yang anti lelet, tentu akan memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Boleh dibilang, ASUS OLED adalah satu inovasi yang tidak hanya menunjukkan kemajuan teknologi, tapi juga mempertimbangkan kesehatan para penggunanya.

Menurutku, kini sudah saatnya kita bekerja dan belajar dengan perangkat yang sangat mengedepan dua poin tersebut di atas. Karena jika tidak, bisa jadi kita akan terus bertahan pada zona nyaman yang nyatanya pelan-pelan akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Kita bisa produktif berkarya
Hidup sehat, juga bahagia
Teknologi membuat semua lebih mudah
Raih tanganku dan percayalah
Hidup ini akan lebih indah
Tinggalkan saja segala resah, beralihlah pada ASUS OLED

Sebagai penutup, rasanya kutipan Bukan Lagu Laptop dari Fiersa Besari di atas menjadi bocoran yang cukup merangkum hampir semua spesifikasi mutakhir dari ASUS OLED ini. Yuk ah, resolusi 2022 makin produktif, hidup sehat, bahagia bersama ASUS OLED ~






Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

1 comment

Post a Comment