Nimas

Kerja Sat Set Bat Bet Dengan ASUS ExpertBook B5 Series


Beberapa hari yang lalu, kebetulan saya tertarik untuk mendengarkan sebuah podcast yang muncul di beranda Youtube. Bintang tamunya saat itu adalah Yusuf Hamka. Ada yang kenal beliau?

Jadi, beliau ini adalah seorang pengusaha yang boleh dibilang sangat sukses. Tentu saja hal ini tidak didapatnya dengan mudah. Yusuf Hamka kecil, adalah seorang Tionghoa yang sangat ulet. Tidak pernah malu melakukan apapun asalkan baik dan menghasilkan uang.

Buku-buku tentang kesuksesan atau cara menjadi kaya, tidak membuat kita kaya dalam sekejap. Tapi mereka menunjukkan kita bagaimana seharusnya kita bersikap untuk mendapatkannya. Jadi, yang berubah dan sangat menentukan adalah mindset - Yusuf Hamka

Potongan kutipan di atas, adalah salah satu hal yang menurut saya cukup menarik, ya. Karena jujur, secara pribadi sebetulnya sangat penasaran dengan isi buku semacam itu. Dan setelah mendengar beliau, entah kenapa saya ingin membelinya hahahaha.

Yang dikatakan beliau memang benar. Bahwa untuk mendapatkan kesuksesan, tentu kita butuh pikiran yang terorganisir. Mungkin, orang-orang sukses yang saat ini banyak muncul di media massa terlihat low profile. Namun, tidak dengan pikirannya.

Benar memang, bahwa memiliki rencana yang terstruktur adalah langkah bijak untuk menaklukan kesuksesan. Dan rencana yang kini masih saya usahakan adalah dengan mengusung perangkat kerja yang melengkapi semua kebutuhanku.


Bukan Pekerja Kantoran, Tapi Butuh Perangkat Profesional

Pernah melihat channel Youtube Pandji Pragiwaksono? Apa yang teman-teman lihat dan ambil dari sana? Apakah konten komedinya yang kritis? Tentu saja ini adalah produk jualan beliau. Namun, ada hal lain yang saya temukan.

Pandji Pragiwaksono, memulai konten Youtube-nya hanya bermodalkan kamera ponsel! Menurutku ini menarik. Pandji saat itu hanya fokus pada konten apa yang dibuat, lalu dibagikan.

Maka, yang kemudian kita lihat adalah sebuah konten sederhana tapi berkualitas. Benar? Tentu yang pernah melihat isi konten beliau setuju dengan hal ini.

Setelah Pandji memiliki perangkat yang sudah pro, bagaimana dengan kualitas kontennya? Tentu tidak berubah. Masih banyak informasi baru yang diberikannya, lewat sentilannya yang bernada komedi.

Dari sini saya juga mengerti, bahwa keterbatasan tidak seharusnya membatasi kita untuk berkarya.

Menyelesaikan Buku Hingga Menulis Konten Blog dengan Ponsel

Buku 267 Hari, adalah buku solo pertama saya. Tidak terlalu tebal, mungkin hanya sekitar 200 sampai 300 halaman saja.

Buku ini, mulanya memang bermula dari catatan-catatan pribadi di ponsel. Itu adalah catatan selama hamil, dan ini terus saya lakukan sampai saya melahirkan dan mengasuh anak kecil tersebut.

Bisa dibilang, saya butuh waktu satu tahun untuk menyelesaikannya. Selain harus mengumpulkan beberapa catatan yang tercecer, saya juga harus menyusun dan mengedit naskahnya melalui ponsel.

Apakah tidak ada laptop di rumah? Ada. Saat itu satu-satunya laptop di rumah adalah pinjaman dari kantor suami, dan tentu saja itu digunakan untuk bekerja. Sesekali jika sangat mendesak, baru saja akan meminjamnya.

Setelah menyelesaikan buku tersebut, saya mulai merambah dunia blogging dengan lebih serius.

Tentu saja ponsel masih menjadi alat tempur utama saya. Saat itu anak kami belum sebesar dan sekritis sekarang. Jadi, ketika dia tidur setelah minum ASI, saya bisa menulis (ngeblog) menggunakan ponsel. Menurut saya ini jauh lebih praktis.

Memang tidak mudah mengetik konten yang panjang dan detail di ponsel (karena memang ini bukan salah satu fungsinya). Lalu, ketika saya mulai masuk ke dunia content writer, saya semakin sadar, jika ponsel saya sudah tidak bisa diajak ngebut lagi.

Menjadi blogger sekaligus freelance content writer, membuat saya membutuhkan banyak waktu untuk menulis konten. Jika sedang “ramai”, sehari saya bisa menuliskan lebih dari 3 artikel, dengan panjang artikel yang sangat bervariatif.

Membuat Grafis di Ponsel

Tentu saja teman-teman tahu, jika menjadi seorang blogger tidak hanya dituntut untuk piawai dalam mengolah kata saja, tapi juga harus mampu menyajikan data dalam bentuk grafis yang menarik.

Tentu saja saya juga menggunakan ponsel untuk urusan ini. Untuk desain sederhana, memang masih bisa dicover dengan baik. Namun untuk konten yang detail, tentu saja sangat sulit jika membuatnya di ponsel.

Meskipun mengandalkan aplikasi desain, tapi tetap saja menyusun setiap elemen hingga menjadi sebuah grafis bukanlah hal yang mudah dan instan.

Menonton Film? Tentu Saja Menggunakan Ponsel

Tidak hanya untuk mencari rupiah, tapi ponsel yang sudah setia sejak tahun 2018 ini juga saya butuhkan untuk mendapatkan hiburan. Menonton film adalah hal yang paling sering saya lakukan ketika senggang, hingga memang sengaja meluangkan waktu untuk ini.

Mengingat ukuran layar yang tidak terlalu luas, ditambah dengan mata yang tidak sehat (kebetulan mata saya keduanya Minus Silinder), menonton film di ponsel sangatlah tidak nyaman hahahaha.

Ponsel Bisa Apa Saja, Namun Segalanya Bersifat Terbatas

Bisa dibilang ponsel memang bisa melakukan banyak hal untuk kita. Terlebih lagi, saat ini banyak bermunculan aplikasi yang juga mendukungnya. Namun, tentu saja ada keterbatasan yang dimilikinya.

Baik dari kamera hingga tampilan gambar, tentu akan berbeda jika dibandingkan dengan perangkat tertentu yang memang disiapkan untuk satu kegiatan tertentu. Benar?

Keterbatasan inilah yang kemudian semakin menyadarkan diri sendiri, bahwa kehadiran laptop yang sangat mendukung kebutuhan saya sebagai blogger dan content writer adalah harapan besar.

Perangkat yang aku harapkan mampu membawaku pada sebuah gerbang “kemerdekaan” adalah ASUS ExpertBook B5 Series. Ya, seperti namanya. Bahwa laptop ini, tidak hanya terdiri dari satu jenis saja.

Ingin tahu kenapa aku ingin membawa laptop ini ke rumah? Yuk baca sampai selesai, ya, bisa jadi teman-teman juga mupeng dibuatnya hihihi.


ASUS ExpertBook B5 Series, Portable Power For Business On The Go

Mobilitas Tinggi Bukan Penghambat Produktivitas

Pandemi mengantarkan kita pada sebuah kebiasaan baru. Mulai dari Work From Office, Work From Home hingga Hybrid Working. Tidak sedikit yang kemudian harus melakukan perjalanan jarak jauh untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Pada satu hari, saya pernah dalam perjalanan ke Semarang menggunakan kereta dari Jawa Barat. Sore itu juga saya ada dateline artikel, dan tentu saja saya harus menyelesaikannya dengan menggunakan handphone kesayangan.

Saat itu membawa laptop suami memang tidak memungkinkan, sebab barang bawaan kami sudah cukup banyak. Jika harus membawa laptop, rasanya kurang aman.


Bodi Ringkas dan Ringan

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh ASUS ExpertBook B5 Series ini adalah memiliki ukuran bodi dan berat yang terbilang cukup ringan.

Hadir dengan berat hanya sekitar 1 kilogram saja dan ketebalan 16,9 mm, tentu akan sangat memudahkan kita ketika harus membawanya dengan tas. Bahkan rasanya, dengan ukuran ini kita bisa dengan mudah membawanya dalam tas bahu, kan?

Salah satu yang menyebabkan laptop seri ini memiliki bodi yang ringan adalah penggunaan Magnesium aluminium alloy pada sasisnya. Perpaduan bahan premium tersebut, membuat laptop ini tetap kokoh meskipun beratnya cukup ringan.

Ketangguhan Teruji 

Sebagai seorang freelancer sekaligus ibu rumah tangga, aku sering ketar-ketir nih kalau si toddler suka lagi mainan dekat laptop. Ya gimana, ya. Kekhawatiran ini rasanya lazim dirasakan hampir semua orang tua dengan anak yang sangat aktif.

Pada satu hari, aku lupa menutup laptop setelah dimatikan. Lalu apa yang terjadi? Si bocil lagi pukul-pukul keyboard pake mouse :’)

“Adek lagi apa? Kok di situ?” (tanyaku mencoba tetap tenang dan bijak).
“Adek lagi palu-palu buk. Etopnya rusak”
“Palu-palunya yang lain aja ya nak. Itu kan dipakai ibu buat ketik-ketik, nanti biar dibetulin ayah aja ya”
“Palu ini boleh?” (Doi nunjuk monitor -_-)

Kejadian lainnya

“Buk, adek mau ketik-ketik”
“Boleh. Adek pakai ketik-ketiknya sendiri ya (keyboard eksternal yang rusak)”. Tapi apa yang terjadi? Dia berdiri sambil bertumpu di laptop yang tertutup :’)

Apakah cuma itu saja? Oh tentu tidak. Dia beberapa kali pernah buka monitor sampa maksimal, alasannya karena ingin melihat tampilan wallpaper. Terkena tetesan eces juga sering.

Bisa dibayangkan ya, bagaimana nasib laptop di rumah ini hahaha. Digetok, dibuka paksa sampai ketendang pun pernah, cuma keinjek nih yang belum (semoga jangan).

Itulah kenapa, aku sangat berharap ada ASUS ExpertBook B5 Series ini di rumah. Baik yang clamshell maupun convertible tidak masalah. Karena keduanya sama-sama memiliki ketangguhan yang sudah teruji.

Yes! Laptop seri ini sudah lolos pengujian ekstrim berstandar Militer Amerika Serikat (MIL-STD 810H). Artinya apa?

Port durability test
Nah, yang pertama adalah berkaitan dengan port input outputnya. Kedua produk ASUS ini, telah dilakukan tes ketahanan port-nya sampai 15.000 kali siklus pengujian!

Drop test
Untuk freelancer sekaligus ibu kayak aku, pasti cukup senang dengan pengujian yang satu ini. Pasalnya, ASUS telah melakukan pengujian ketahanan terhadap berbagai sisi dengan ketinggian sampai 120 cm dan laptop dalam keadaan menyala.

Yuk, siapa yang suka khawatir kalau laptopnya jatuh dari meja lipat kayak aku? Hahaha. Tenang ya buibu, ASUS ExpertBoook B5 Series ini akan menenangkan hati kita semua karena jaminan ketahanannya.

Hinge test
Ada apa lagi? Ada si tahan buka tutup nih. Untuk pengujian yang ini, adalah untuk memastikan ketahanan engsel laptop ya. Tenang saja, karena laptop ini sudah melewati lebih dari 50.000 kali siklus pengujian (buka tutup).

Anak buka tutup laptop dengan paksa? Harus buka tutup laptop karena kerja sekaligus menyelesaikan urusan domestik? Tidak masalah. Jangan takut dol.

Keyboard spill resistant test
Kena tumpahan air? Tumpahan susu? Jangan lagi ada worry diantara kita ya teman-teman. Kini ExpertBook B5 Series dari ASUS ini sudah melewati pengujian terhadap tumpahan cairan sampai 66 cc tanpa kerusakan.

Nah, ukuran volume ini masih aman untuk penggunaan sehari-hari ya. Karena jumlah air yang tumpah, tentu tidak akan sebanyak jika disiram bukan? Ucapkan bye-bye pada beras yang jadi solusi ketika laptop ketumpahan air ya, hahaha.

Dengan adanya pengujian yang berstandar tinggi ini, tentu ASUS ingin menunjukkan bahwa laptop yang menjadi harta berharga para pekerja ini amatlah dimuliakan. Karena jika tidak, tidak mungkin rasanya ASUS melakukan pengujian yang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari kita, bukan?


Performa Sat Set Sat Set Untuk Dukung Produktivitas dan Bisnis

Pandemi membuat kita dituntut kerja lebih cepat, benar? Meskipun WFO atau bahkan Hybrid Working menuntut kita menyelesaikan segala pekerjaan dengan efisien. Karena tidak dipungkiri, pandemi membuat waktu yang berlalu dengan lebih cepat dan “menekan”.

Kebetulan, beberapa waktu yang lalu, kami sekeluarga pernah terpapar virus ini. Suami yang seorang ASN bisa “libur” sejenak karena harus isolasi mandiri dan berbeda denganku.

Meskipun aku mendapatkan toleransi terlambat, tapi aku juga punya batas waktu. Dalam sehari, aku menulis lebih dari lima artikel. Satu artikel ini, termasuk dengan research keyword, mengecek plagiasi, membuat grafis sederhana hingga menyusunnya menjadi artikel yang SEO Friendly. Tentu saja memakan waktu dan butuh perangkat yang bisa diajak kerja cepat juga.


Ucapkan Selamat Datang Pada Kecepatan yang Menyenangkan

Sebagai pemanasan, aku ingin mengatakan jika ASUS ExpertBook B5 Series ini telah dilengkapi dengan prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xแต‰ graphics.

Hah? Ini apa, sih? Hahaha. Jadi pada intinya, teknologi tersebutlah yang akan membantu kita bekerja dengan lebih cepat dan tentu saja efisien. Dengan adanya kemampuan komputasi yang baik di kelas bisnis, juga mendukung kebutuhan multitasking yang baik.

Tidak dipungkiri, sebagai seorang freelancer (baik blogger maupun content writer) sekaligus ibu rumah tangga, aku sering kali harus menyelesaikan banyak hal bersamaan. Dengan kecepatan seperti itu, rasanya aku nggak akan stress kalau tiba-tiba laptop nge-hang.

Ada yang pernah dengar teknologi RAID? Belum? Terdengar asing? Tidak masalah, aku akan coba menjelaskannya dengan sederhana.

RAID adalah kepanjangan dari Redundant Array of Independent Disk. Nah, ini adalah sebuah teknologi yang menggabungkan drive penyimpanan sehingga bisa bekerja secara bersamaan. Berhubung teknologi juga berkaitan dengan SSD, maka kita kulik juga tentang SSDnya.

ASUS ExpertBook B5 Series ini menggunakan PCle SSD hingga 2TB. Gabungan antara SSD dan RAID tentu akan menjauhkan kita dari laptop yang lemot ketika harus membuka banyak tab bersamaan.

Selain itu, memori yang diusung pada produk ini adalah DDR4 3200 MHz dengan kapasitas up to 48 GB. Ya, untuk ukuran laptop bisnis, penyimpanan ini terbilang cukup besar.

Eh, tahu nggak, sih, kalau DDR 4 ini salah satu jenis produk terbaru? Sedangkan PCle adalah salah satu tipe SSD yang soal speednya nggak perlu ditanyakan lagi. Penggabungan antara penyimpanan yang besar dari HDD dan kecepatan data dari SSD, ini adalah sesuatu yang cukup menakjubkan.

Selain storage, menurut teman-teman apa yang juga dibutuhkan oleh creator seperti kita? Benar! Koneksi WiFi yang stabil adalah kebutuhan tak terbantahkan.

ASUS ExpertBook B5 Series ini memberikan kita kesempatan untuk melakukan banyak hal, kapanpun dan dimanapun kita berada - Nimas

Kabar baik yang perlu teman-teman kita ketahui adalah bahwa laptop-laptop di seri ini dilengkapi dengan WiFi 6. Teknologi ini membuat koneksi lebih stabil dan tentu saja lebih cepat.

ASUS ExpertBook B5 Series ini telah mendapatkan sertifikasi Intel EVO Platform. Ini adalah sertifikasi yang akan memudahkan kita tetap produktif dengan laptop portabel dan kuat di dunia bisnis.


Menjadi Freelancer Level Up, Bersama ASUS ExpertBook B5 OLED!

ASUS ExpertBook B5 Series ini adalah laptop bisnis ASUS yang sudah dilengkapi dengan teknologi layar OLED. Apa lagi ini?

OLED bisa juga kita sebut sebagai diode cahaya organik.

Adakah teman-teman yang pernah membuat grafis lalu ketika proses pemilihan warna kebingungan dengan warna yang dimaksud? Atau ada yang merasa terganggu saat menonton film karena tampilannya kurang maksimal bahkan cenderung blur?

Ini dia solusinya. Layar OLED!

Tekonolgi layar OLED ini membuat kualitas visual jauh lebih baik. Hal ini dikarenakan pada teknologi layar tersebut, ASUS menggabungkan berbagai fitur, keunggulan panel OLED, serta berbagai inovasi. Sehingga, hasil visualnya sangat akurat, kuat dan tentu tidak mengganggu kesehatan mata.

Yang Tak Kasat Mata Menyapa 

Apakah teman-teman pernah mendengar istilah sinar biru? Nah, sinar inilah yang memiliki peran untuk memberikan efek lelah pada mata ketika menatap layar terlalu lama. Sedangkan sebagai seorang yang berkecimpung di dunia blogging, tentu saja aku bisa menghabiskan banyak waktu di depan monitor.

Kabar kurang sedap dari sinar biru lainnya adalah, bisa menimbulkan CVS. CVS adalah Computer Vision Syndrome. Beberapa gejala yang umumnya kita rasakan adalah nyeri di leher, kedua bahu hingga punggung, mata kering dan mudah berair bahkan sampai sakit kepala.

Hayoo, siapa nih yang suka pake koyo cabe di leher kalau dateline sudah menghantui? Hahahaha

Tenang ya bestie, ASUS punya fitur Eye Care yang akan memangkas produksi sinar biru yang berbahaya dengan sangat signifikan dan drastis, tentu saja kualitas visual tetap terjamin ya.

Lalu, apa lagi yang diberikan ASUS Expertook B5 Series OLED untuk kita para pengumpul rupiah dari depan layar ini?


Color Space DCI-P3

Apakah ini juga terdengar asing di telinga? :D

Tunggu, aku akan mencoba menjelaskannya dengan sangat sederhana. Jadi, Color Space DCI-P3 atau DCI-P3 adalah sebuah “ruang” warna yang memang biasa digunakan dalam proyeksi film dan industri film di Amerika. Bisa dibilang, ini adalah standar warna di dunia perfilman.

Sertifikasi PANTONE Validated Display 

Sebuah informasi yang menurutku tak kalah menariknya adalah, bahwa tidak semua lapotop itu bisa memproses dan menghasilkan warna yang sama, loh! Hal ini tentu saja dipengaruhi berbagai hal, salah satunya adalah jenis teknologi yang digunakan pada laptop tersebut.

Oke, berkaitan dengan teknologi OLED pada ASUS ExpertBook B5 Series ini. Adakah yang sudah pernah mendengar tentang PANTONE? Untuk yang belum tahu, PANTONE ini mulanya adalah sebuah perusahaan percetakan. Percaya?

Jadi, PANTONE ini adalah sebuah perusahaan percetakaan dengan hasil warna yang paling konsisten, paling lengkap dan berkualitas di industri global.

Itulah mengapa, kemudian data arsip warna PANTONE banyak digunakan oleh perusahaan besar dunia.

Untuk mendapatkan sertifikasi ini pun tidak mudah. Karena setiap laptop yang diajukan akan diuji menggunakan Pantone Matching System terlebih dahulu. Jika warna yang dihasilkan sesuai dengan data arsipnya, maka sertifikat tersebut bisa diberikan.

Jadi, untuk kita yang banyak bergerak di bidang grafis (meskipun belum pro), tentu akan sangat terbantu dan bahagia ketika menggunakan teknologi ini. Karena warna-warna yang dihasilkan memang akurat dan sesuai dengan yang kita inginkan.

Sertifikasi VESA Display HDR True Black

Lanjut ya. Ini adalah salah satu teknologi yang akan sangat memanjakan siapapun yang banyak berkecimpung di industri kreatif.

Teknologi ini akan membuat kita mendapatkan rasio kontras yang sangat tinggi, yang salah satu kelebihannya adalah kita bisa mendapatkan warna hitam yang sesungguhnya. Ya, warna hitam yang memang warna hitam seperti ketika mata kita melihat di kegelapan.

Sedangkan HDR ini, memberikan cakupan warna yang lebih banyak dan lebih besar dari gamut warna. Gamut warna ini adalah susunan warna kontras yang umumnya membentuk sebuah segitiga (Color Gamut Monitor) dengan varian warna merah, hijau dan biru (Red, Green, Blue/RGB).

Jadi, HDR ini memberikan warna yang yang lebih kaya (Rentang Total Warna) dibandingkan dengan standar HDTV.
 


Semakin Cuan dengan Fitur Privat

Sesungguhnya, aku pun ketika menulis juga sambil berpikir, kenapa bisa ada laptop dengan teknologi seperti ini? Ya, kan? Sebagai orang awam, aku sangat mendambakan hadirnya barang ini di rumah :D

Nah, yuk, sebelum kita sampai ke ujung tulisan, aku mau menunjukkan keunggulan lain dari ASUS ExpertBook B5 Series ini, kenapa cocok untuk kita yang ingin tetap produktif dan mengembangkan bisnisnya.

Aku pribadi, adalah tipe orang yang sangat menghargai tulisanku. Meskipun untuk beberapa artikel, fee yang didapatkan tidak besar, tapi aku memperlakukan tulisan tersebut sama.

Aku pernah kehilangan setengah dari naskah bukuku ketika menyelesaikannya di handphone. Bisa dibayangkan sakitnya? Sedangkan saat itu pihak editor dan percetakan sudah menanyakan naskahnya.

Belajar dari situlah, aku mencoba memastikan setiap tulisanku tersimpan dengan aman. Dibayar ataupun tidak, tulisan tersebut adalah hasil pemikiran, kenangan dan juga mimpi-mimpi :)

Kali ini, kita akan sedikit bahas tentang jaminan keamanan dari ASUS ExpertBook B5 Series ini, ya.

Akses mudah yang diberikan untuk kita pengguna adalah melalui teknologi biometrik fingerprint yang sudah terintegrasi dengan Window Hello.Teknologi tentu saja memberikan keamanan dan kemudahan sekaligus.



Benar, mudah karena kita tidak perlu memasukkan password. Apalagi ketika mengetik saat anak sedang tidur kan, kita dituntut untuk mengakses dan mengetik dengan kemampuan super sonic :D

Lalu juga ada Chip TPM 2.0. Jangan dulu bingung ya. Karena ini adalah teknologi yang berguna untuk menyimpan segala informasi yang ada pada software kita, baik itu berupa sidik jari maupun kunci enkripsi.

Dengan adanya teknologi ini, tentu saja akan meminimalisir kebocoran data hingga terjadinya peretasan. Tahu kan, kalau di dunia literasi itu banyak naskah-naskah yang bocor dan diedarkan secara ilegal? Nha, ini bisa menjadi salah satu usaha kita untuk menjaga naskah tersayang.

Siapa yang sangat mendewakan privasi? Aku! Hahahaha

Beruntungnya, ASUS juga mendukung hal ini. Ini dibuktikan dari munculnya Webcam privacy shield. Ini adalah fitur kecil yang menurutku sangat membantu.

Siapa yang sering tidak nyaman ketika melakukan kelas daring dan anggota badan dari kepala ke bawah, terekspos dengan tidak presisi? :D

Dengan adanya fitur webcam fisik ini, teman-teman bisa mengaburkan webcam sehingga menutup fisik kita secara instan dan tentu saja tetap aman ketika tidak digunakan. Cara kerjanya, cuma digeser aja, kok. Gampang, kan?

Dan sering terganggu ketika melakukan kelas daring atau video call karena suara tidak terdengar jelas? Tinggalkan segala resah kita, karena kini ada Two Way AI Noise.

Ini adalah salah satu kecerdasan buatan yang mampu mengenali dan mengeliminasi suara bising, ketika sedang melakukan konferensi menggunakan laptop ini.

Tidak hanya suara kita yang bisa difilter, melainkan juga suara dari lawan bicara kita. Jadi, kita bisa membicarakan pekerjaan dengan sangat nyaman, bukan?

Setelah menuliskan semua ini, rasanya semakin mantap untuk mengikhtiarkan laptop ini sebagai alat tempurku menjadi blogger dan freelancer.

Aah, Semarang lagi hujan romantis nih, semoga memiliki ASUS ExpertBook B5 Series ini menjadi salah satu doa yang akan terkabul. Aamiin aamiin
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

3 comments

  1. Ah.. Bagus... Kapan saya bisa sukses... Bagaimana caranya biar saya sukses

    ReplyDelete
  2. Beberapa kali baca review Asus B series ini dan aku makin mantep rasanya utk milih varian laptop Asus yg ini mbaaa. Kebetulan laptop skr memang udh uzur juga, udah wajib diganti ๐Ÿ˜„. Aku memang butuh laptop yg punya performance kencang, tangguh juga layarnya ga bikin sakit mata. Krn sama sih, mataku juga minus silindris ๐Ÿ˜. Awal2 baca specs Asus B series ini aku udh mikir bakal 50jt ke atas. Apalagi tahan banting. Ternyata masih 20an juta ๐Ÿ’ƒ.. setidaknya masih masuk budget... Ini juga yg bikin makin mantep mau pilih laptop Asus ini

    ReplyDelete
  3. Menggugah rasa ingin memiliki Si Asus Expertbook B5, deh. Jadi kangen gajian.

    ReplyDelete

Post a Comment