Elephas Maximus

Hentikan segala kegiatan yang mengeksploitasi hewan: naik gajah, topeng monyet, sirkus lumba-lumba misalnya.

****************************

Saya penyuka hewan yang hidup di alam, salah satunya Gajah (Elephas Maximus). Hewan ini tidak asing bagi saya, karena dari kecil orang tua sudah mengenalkannya. Beberapa kali kunjungan ke kebun binatang, hewan-hewan kesukaan saya selalu saya tuju: gajah, harimau, buaya, kudanil juga badak. Saya suka melihat perilaku mereka, namun saya pun bertanya pada diri sendiri, tidakkah mereka kasihan melihat hewan-hewan ini ditempatkan di sini?

Mudah sekali ditemui di beberapa objek wisata, perjalanan dengan menunggangi hewan ini-menunggangi gajah. Gajah, satwa mamalia bertubuh besar ini diajak berkeliling dengan beban manusia di punggungnya. Sesekali pawang memukul kepalanya dengan palu atau kayu, agar gajah yang berjalan ini mau berjalan, berhenti, atau sekedar menundukkan tubuhnya. Gajah bukan hewan tunggangan umum.

Ketika mereka (gajah) dinaiki, dipasangkan dudukan, dia pun mengalami kesakitan. Tulang punggungnya hanya ditutupi lapisan tipis. Jika ini berlangsung terus-menerus, gajah-gajah ini akan siksaan perlahan. Beberapa orang berdalih jika berat badan tidal seberapa jika dibandingkan ukuran si gajah. Namun, ada hak asasi hewan yang dilupakan mereka. Beberapa diantara haknya ketika dipekerjakan adalah, hewan-hewan itu harus bebas dari rasa tidak nyaman dan bebas berperilaku alami. Sudahkah anda melihat gajah berperilaku alami ketika dengan bahagia duduk di punggungnya? Apakah menurut anda nyaman ketika palu/kayu mengenai kepala kita? Betul hewan tidak punya sisi kemanusiaan, tapi Tuhan memberi manusia akal dan pikiran untuk membedakannya dengan hewan.

Bagaimana dengan gajah-gajah yang ditungganggi di penangkaran? Gajah-gajah ini ditunggangi ketika petugas akan melerai pertengakaran gajah liar dengan gajah jinak. Setelah selesai, gajah ini bebas melanjutkan rutinitas di habitat aslinya. Populasi gajah sumatera mengalami penurunan setiap tahunnya. Hilangnya habitat dan kematian gajah yang mendadak menjadi fakto yang banyak mengurangi populasi.

Hentikan kegiatan menunggangi gajah. Selama ada pihak-pihak yang mau menunggangi gajah, selama itu pula praktik naik gajah akan ada. Biarkan gajah-gajah itu mendapatkan hak asasinya sebagai hewan. Bebaskan gajah-gajah itu dari rasa haus dan lapar, dari rasa tidak nyaman, dari penyakit dan cedera, dari rasa takut dan stres juga bebas berperilaku alami.

Jangan ajarkan pada anak-anak kita, bahwa gajah layak menjadi tungangan sekalipun itu di tempat wisata. Ajarkan pada anak-anak kita untuk berempati juga pada hewan.



#komunitasonedayonepost

#ODOP_6


Posting Komentar

0 Komentar