Suatu Hari di Tanah Kongo

Sebuah kisah di tengah teriknya matahari Kongo,

Siapa yang tak hancur hatinya, ketika rencana Pernikahan itu batal. Konsep pernikahan dan rencana  rumah tangga yang sudah tersusun harus dibuang jauh-jauh. Siapa yang tak tau pedihnya hati

Pernikahan itu ibadah. Maka segala yang terjadi sebelumnya seharusnya tidak keluar dari syariat

Begitulah cara Allah menjaganya. Melindunginya dari kesalahan yang akan membahayakannya di akhirat.
Allah hentikan pernikahannya. Karena Allah punya banyak Kuasa. Karena Allah Maha Segalanya

Dia menangis, berduka, hatinya patah, harinya kelam. Dia tidak lupa jika dia punya Allah yang Esa, dia hanya lupa jika dia harus berhusnudzon kepadaNya

Saudariku
Kau harus tetap bermimpi, buka matamu
Kau harus tetap memandang ke depan.
Jangan berhenti,
Berjalan atau merangkak,
Kau harus tetap bergerak

Kini dia tengah mencoba berdamai dengan dirinya, berdamai dengan segala hal yang membuatnya terisak

#nimasachsani_

Posting Komentar

0 Komentar