Nimas

4 Alasan Kenapa Memilih Blogging

4 alasan memilih blogging

Alasan kenapa memilih blogging bagi setiap orang, khususnya blogger tentu sangat beragam, ya. Begitupun dengan saya. Tulisan kali ini adalah isi hati yang coba dikemas dengan ringan dan mencoba mengedepankan tulisan yang berfaedah (hahahahaha).

Singkatnya, pertama kali mengenal blog ketika masih SMA. Buat blog pertama kali juga ketika itu, tapi sering kali cuma buat, isi dengan curhatan ala anak sekolah lalu lupa. Sampai kemudian tahun 2016, ketika tengah menyelesaikan program KKN di Mijen, Semarang. Ternyata ada teman yang mendalam blog secara serius. Ketika itu, saya masih menggunakan blog hanya untuk menampung tulisan-tulisan receh.

Di situlah saya mulai dikenalkan dengan seluk beluk blog, mulai dari domain berbayar, fitur dashboard bahkan bagaimana mengatur tampilan blog dengan template yang cantik. Tapi sayangnya, saya tidak menekuni hal itu. Jadi, setelah KKN selesai, ilmu itu juga hilang begitu saja karena teralihkan dengan skripsi.

Namun, setelahnya saya juga mulai merawat blog terakhir yang saya buat. Meski hanya menulis puisi-puisi galau, rasanya saya mulai menikmati hal itu -menulis di blog-. Karena tidak bisa dipungkiri, jika menulis di blog memiliki sensasi dan kepuasan yang berbeda dengan menulis di buku atau media sosial kita. Tentu saja ada hal-hal yang membuat saya tetap ngeblog sampai saat ini.

4 alasan kenapa memilih blogging

4 Alasan Kenapa Memilih Blogging

Menyimpan Kenangan

Secara pribadi, saya sangat setuju jika dari apa yang kita tulis saat ini bisa kita petik hikmahnya suatu saat nanti. Pun dengan kenangan. Tak melulu harus menuliskan yang bahagia, yang penuh dengan derai air mata dan pacuan adrenalin yang tak karuan pun layak untuk diabadikan dalam sebuah tulisan.

alasan tetap ngeblog

Ketika menuliskan kenangan itu di blog, rasanya semua itu tersimpan dengan rapi. Seolah kita sedang mengarsipkan kenangan kita. Bagaimana tidak, blog dengan segala fitur dalam dashboard membantu kita untuk mengatur setiap artikel berdiri dengan tiap label yang berbeda, bukan?

Hal ini tentu sangat memudahkan kita, ketika ingin kembali membacanya atau ketika ada orang lain yang ingin membaca. Tinggal kita pilih label yang sesuai dan jejeran artikel sudah terpampang. Dan terlebih lagi, privasi kita ketika menuliskan kenangan ini di blog, jauh lebih terjaga daripada di media sosial lainnya. Hanya kita dan orang lain yang mengetahui url artikel tersebut yang dapat mengaksesnya.

menyalurkan hobi menulis dengan blogging

Menyalurkan Hobi

Memiliki hobi menulis sejak SD, rasanya menulis menjadi sesuatu yang menyenangkan meski sesekali juga membutuhkan sedikit effort. Namun begitu, ketika hobi ini tersalurkan dengan baik maka ada kepuasan tersendiri dalam diri kita, kan?

Kadang, ada saat di mana saya ingin menulis namun sedang tidak membawa alat tulis. Tidak terelakkan lagi, ide itu menguap begitu saja. Namun beda halnya ketika menggunakan blog. Kapanpun saya butuh, saya bisa dengan mudah mengaksesnya, meski hanya sekedar untuk menambah sedikit tulisan atau menghapus yang lain. Menulis di blog, menjadikan hobi ini semakin menarik sebab media yang digunakan juga sangat berbeda. Tapi, di sini pula letak “kenyamanan” itu. Menulis di kertas maupun di blog, saya tetap akan melakukannya sebagai hobi.

menulis dan ngeblog untuk refreshing

Media Rekreasi

Selain menjadi ajang pelepasan hobi, menulis ini juga menjadi waktu bagi saya untuk refreshing sejenak. Sejak menjadi istri dan juga seorang ibu, saya sangat membatasi kegiatan yang tidak berhubungan dengan suami dan anak. Memutuskan menghabiskan banyak waktu di rumah, juga bisa mendatangkan stress, loh.

Lelah dengan pekerjaan rumah tangga yang seolah tiada habisnya, membuat saya menciptakan waktu untuk me time. Salah satunya adalah menulis di blog. Mengapa demikian? Sebab ketika menulis di blog, waktu yang saya punya (me time) ini sangat terasa. Sesaat melepas jenuh dan lelah dengan segala kesibukan domestik, menjadikan blogging sesuatu yang menyenangkan dan seru.

Waktu yang saya gunakan untuk ngeblog mungkin tidak lama, tapi sudah cukup untuk merefresh jiwa bahkan fisik saya, kok. Alhamdulillah.

blogging hasilkan uang

Menambah Uang Jajan

Menjadi blogger untuk mencari uang? Saya pun masih memikirkannya sampai saat ini. Sebab sejak awal,tujuan saya menulis di blog bukan untuk mencari uang, namun hanya sebatas memenuhi hak diri untuk melakukan hobi -menulis- dan ingin membagikan sesuatu yang bermanfaat.

Namun ternyata, seiring berjalannya waktu, ada hal-hal yang juga datang dan memaksa untuk terus belajar. Karena menulis di blog, tidak sekadar menuliskan isi hati lalu mempublikasikannya. Namun ada kaidah-kaidah yang juga harus kita perhatikan. Apakah ini wajib dilakukan setiap blogger? Tidak, tentu saja ini kembali pada pribadi setiap blogger.

Tidak saya pungkiri, dari blogging pula lah saya mendapatkan tawaran-tawaran pekerjaan (content writer ataupun ghost writer). Tapi, saya tidak memaksa diri saya untuk mendapatkan banyak uang dari blogging ini. Karena memang bukan ini tujuan awal saya. Jika memang ada uang yang bisa saya hasilkan, tentu saja itu hadiah dari Allah Yang Maha Kaya.


Entah bagaimana, ketika kita memperdalam dunia blogging rasanya keinginan untuk belajar dan memuaskan rasa penasaran itu selalu bertambah, termasuk juga rasa ingin menantang diri. Saya sangat menikmati blogging, meski memang harus lebih ketat dalam membagi waktu bersama keluarga. Kewajiban saya adalah sebagai istri dan ibu, namun hak saya adalah melakukan hobi yang tidak merugikan orang lain. Saya pun bersyukur sebab bisa tetap ngeblog sampai saat ini, tentu saja karena ada kerja sama dengan suami, ya.

Alasan kenapa memilih blogging saya pribadi, pastilah berbeda dengan jutaan blogger yang ada. Namun biasanya, big why atau alasan kuatlah yang menjadikan blogger itu tetap ngeblog sampai saat ini. Tidak masalah jika berbeda alasan atau orientasi, sebab kita punya lintasan yang berbeda satu sama lain.

Jadi, apa alasanmu tetap blogging?
Nimas Achsani
Blogger, content writer dan penulis buku. Tertarik dengan dunia pernikahan, psikologi, pendidikan dan finansial. Menulis bukan sekadar merangkai kata, namun juga menciptakan kenangan dan menebar manfaat.

Related Posts

18 comments

  1. Bener banget guys, apalagi untuk seorang ibu rumah tangga macam saya. Butuh media untuk tetep mengaktualisasi diri. Dengan ngeblog inilah salah satu caranya.

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah lambat laun blog bisa menjadi ladang penambah uang jajan juga ya mbak. Mudah-mudahan blog kita bisa terus memberikan kemanfaatan untuk setiap pembacanya. Aamiin

    ReplyDelete
  3. Iya iya aku sepakat sama alasan2mu bund hehe.
    Pokoknya ngeblog bnyak manfaatnya, bnyak juga pusingnya hihi, canda

    ReplyDelete
  4. Ternyata pernah mengalami nulis receh di blog ya mba? hehe
    Nambah uang jajan memang bukan alasan utama, tapi siapa si yang nggak pengen? :D

    ReplyDelete
  5. Pengen banget nyampe ke nomor empat, apa daya gak punya waktu luang ngulak ngulik. Jadi buat nomor 1-3 aja dulu

    ReplyDelete
  6. Asiiiikk, ku paling suka dengan poin di tambah uang jajan, wkwkwkw
    Dasar aku :D

    ReplyDelete
  7. setuju semuanya point, terutama yang ke empat ya, bonusnya itu hehe

    ReplyDelete
  8. Media rekreasi, baru ngeh aku. Iya, juga, sih. Lewat blog kita bisa berkelana menjelajah cerita sampai nggak berbatas.

    ReplyDelete
  9. Blog itu bikin mataku berbinar, entah kenapa kalau sudah ngulik blog, entah itu ngulik desain ataupun mengisinya dengan tulisan, waktu berjalan sedemikian cepat dan semangat rasanya melesat berkali lipat. Aaah, sebucin itu dah aku sama ngeblog wkkw. Keep istiqomah ya mbak ngeblognya biar bisa jadi warisan buat anak cucu, hehe.

    ReplyDelete
  10. buat aku, menulis juga jadi salah satu me time. kadang nulis di binder pun udah bisa jadi jeda setelah seharian berkonflik sama balita wkwkwk

    ReplyDelete
  11. Apalagi masa pandemi gini, ngeblog itu menjadi aktivitas yang rekomendid deh.
    Selain berbagi ilmu juga menambah pertemanan.

    ReplyDelete
  12. Samaan mbak, menyalurkan hobi! Ini yang utama. Tiap menyelesaikan 1 postingan tuh seperti ada kebahagiaan dan kebanggan tersendiri. Trus di blog tuh ngga terlalu banyak pakem kayak menerbitkan buku. Cocok buatku yang masih moody dalam menulis :D

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah ya Mbak, dulu aku alasan ngeblog biar dapet duit buat bayar kuliah emang niat diduitin dari awal. Sampe sekarang ya masih diduitin ngeblog biaya hidupku hehehe

    ReplyDelete
  14. wah tos dulu nih..alasannya mirip dg punya saya.. no 1-3 itu sejak awal2 ngeblog sdgkn yg no 4 baru beberapa th ini setelah TLD. Apapun alasannya, enjoy blogging ya..

    ReplyDelete
  15. Dulu bikin blog ngqsal aja salam rqngka curhat ga nyangka bisa sampe selama ni bahkan Alhamdhulilah sudah bisa menghasilkan. Bahagia lah pokoknya ngeblog mah

    ReplyDelete
  16. Ngeblog karena seneng nulis, berbagi tulisan biar bermanfaat untuk banyak orang, dll. Alhamdulillah dapat bonus materi juga.

    Btw meskipun anak2 sekarang (gen z) bilang blog itu udah old banget dan mulai ditinggalkan, aku tetep suka ngeblog ����

    ReplyDelete
  17. Alhamdulillah, tetap semangat ngeblog yaa.. kalau daku selain berbagi ilmu dan pengalaman juga untuk dapat penghasilan...

    ReplyDelete
  18. Aku dulu mulai ngeblog malah sesudah kerja hehee... setelah kerja belasan tahun, baru kerasa ada yang kosong dalam hidupku. Nah, ngeblog ini yang bisa bikin hari-hariku jadi berwarna. Bisa nulis apa saja sesukaku, bisa untuk curhat habis-habisan juga. :)

    ReplyDelete

Post a Comment