Laporkan Penyalahgunaan

Pengikut


About

Hidup bukan tentang seberapa panjang usia kita, namun seberapa bermanfaatnya hidup kita di dunia. Karena perjalanan setelah kehidupan dunia, jauh lebih panjang dan abadi.

Dapat Hadiah Top Level Domain (TLD) Gratis

21 komentar


dapat hadiah tld gratis


Rasanya dapat hadiah Top Level Domain (TLD)? Saya pribadi, agak kagok ya. Karena waktu itu ngeblog juga masih random banget. Konten ala kadarnya, bahkan jauh dari parameter SEO. Bahkan, saya sendiri belum paham, sejauh apa pengaruh top level domain tersebut.

Mengetahui istilah ini, baru beberapa waktu yang lalu, di WAG Ruang Tunggu Kelas KBG. Salah satu syaratnya, domain blog peserta harus TLD. Jadilah saya browsing, tentang TLD ini. Bersyukur sekali rasanya, ternyata blog saya sudah TLD.

Jadi, ketika dikonfirmasi kalau hadiahnya adalah domain berbayar selama setahun, ya masih bertanya-tanya, mau dibawa ke mana blog ini? Penasaran, gimana ceritanya sampai dapat hadiah domain ini?

Dapat Hadiah Top Level Domain

Ini berawal dari partisipasi peserta RCO (Reading Challenge ODOP). Kegiatan ini, diinisiasi oleh ODOP sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menantang diri sendiri membaca sebanyak-banyaknya buku, selama sebulan.

Alhamdulillah, ketika diumumkan, jadi salah satu peserta dengan jumlah halaman baca terbanyak. Ada 4328 halaman (hahahaha). Ini karena memang lagi rajin baca buku digital, terjebak sama seri Supernova, buku-buku Dee, nostalgia bareng Agatha Christie dan sekitar 10 non fiksi religi yang baru banget dateng.

Kak Flo, menyampaikan jika hadiah yang saya dapat bukanlah buku, tapi domain my.id selama setahun.

my.id? Apaan sih? Domain apa sih? Seperti itu kira-kira reaksi saya ketika membaca pesan beliau. Konfirmasi hadiah ini, saya lanjutkan menghubungi Mas Zen, selaku Master Programmer di ODOP.

Talk less do more lah. Cuma ditanya apa nama blog, minta alamat email dan passwordnya (janji setelah itu akan langsung logout setelah proses selesai). Beberapa menit kemudian, dikabari lagi, kalau domainnya sudah sukses dipasang. Hah? Serius?

Ah, terima kasih RCO, terima kasih ODOP, melalui kalian, TLD sudah berhasil terpasang di blog saya. 

RCO 8

Dampak Domain Baru

Setelah custom domain baru ini terpasang, tidak terjadi hal signifikan di dalamnya. Tapi, sepertinya itu menjadi salah satu pembuka jalan, untuk saya mengembangkan diri dan kualitas konten blog. Karena seperti yang kita tahu, jika domain dan konten bisa saling berkaitan untuk mendongkrak branding seorang blogger.

Mulailah perlahan memperbaiki template blog, meskipun masih amatir, setidaknya mendekati SEO Friendly, desain gambar juga mulai dipercantik, perbaikan kualitas konten dengan rajin posting dan yang paling penting adalah upgrade ilmu blogging.

Karena, ya percuma, kalau blog kita sudah TLD tapi dari tampilan, konten dan skill ngeblog kita tidak diijinkan untuk berkembang. Bagaikan katak dalam tempurung. Yang ganti cuma warna tempurungnya aja, kataknya masih sama. Kasian kan?

Dari situlah, saya mulai memaksa diri untuk semakin rajin nulis (minimal satu minggu 1 postingan) dan ikut kelas-kelas blog. 


Cara Memasang TLD (Top Level Domain)

Nah, meskipun domain saya ini dipasangkan orang lain, bahkan saya sama sekali nggak ikut campur. Tapi, ada rasa ingin tahu gimana prosesnya. Apa lagi, ketika teman-teman di kelas Blogspedia Coaching lagi praktek.

Alhamdulillah, Mas Zen selaku pemasang domain ini pun mau saya repoti, untuk ditanya-tanya terkait proses pemasangan TLD di blog saya. 

Oh ya, ini domain saya, dibeli Mas Zen di IdCloudHost. Informasi yang tak kalah menggiurkan, domain my.id ini hanya bayar 10.000/tahun loh. Sayang banget kan, kalau udah semurah ini tapi saya nggak memanfaatkannya dengan baik?


 

cara memasang tld

Nah, berikut ini, sedikit proses cara memasang TLD dari IdCloudHost, cek yaa!

  1. Buka IdCloudHost atau penyedia domain lainnya
  2. Cek domain yang kita mau (untuk memastikan ketersediaannya)
  3. Kalau domain yang kita mau ada, lanjut ke tahap pendaftaran dan pembayaran (penyewaan domain di IdClouHost)
  4. Setelah transaksi kita suskes dan domain baru berhasil dipasang, selanjutnya buka dashboard blog kita
  5. Pilih Template lalu Setelan dasar, lalu pada kolom Penerbitan, pilih tautan dan masukkan url yang menuju blog kita
  6. Setelahnya akan muncul settingan domain pihak ke tiga. Bagian ini, kita isi dengan domain yang sudah beli atau sewa
  7. Kemudian, lanjut ke panel domain, nanti, kita akan diarahkan untuk masuk ke Client Area dari masing-masing penyedia. Nanti, silakan login sesuai url penyedia domain 
  8. Pilih "domain" pada dashboard, dan pilih "my domain"
  9. Pilih domain yang akan kita pakai, dan pilih "Manage Nameservers"
  10. Pada kotak Nameservers, pastikan settingannya adalah default (jika menggunakan IdCloudHost, maka bromo.cloudhost.is & rinjani.cloudhost.id)
  11. Pilih menu "domains", DNS Management
  12. Pilih domain yang akan dialihkan ke server yang kita miliki, lalu klik logo pena (pojok kanan atas)
  13. Klik add record
  14. Tambahkan CNAME, yang sudah didapatkan pada laman Blogspot kita sebelumnya
  15. Lalu tambahkan record dari Blogspot
  16. Jika seluruh tahap sudah terselesaikan, kemudian klik "Save Changes"
  17. Kemudian, kembali lagi ke tampilan dashboard blog kita sebelumnya, tunggu verifikasi domain kita, dan domain baru siap dipakai

 

membeli domain di idcloudhost

Mudah ya? Dari obrolan saya dengan Mas Zen terkait pemasangan TLD ini, beliau nampaknya tidak menghadapi kesulitan, mungkin, akan lain cerita jika saya sendiri yang melakukan semuanya. Bisa jadi, justru Mas Zen lah yang akan kesulitan menjelaskan ke saya.

Sekali lagi, saya bersyukur, ada orang-orang baik yang menjadi sebab terpasangnya TLD pada blog saya. Tentu saja, ini menambah semangat saya untuk terus belajar dan berkembang. Bukankah Allah telah memberi saya satu kemudahan?

TLD pada blog saya, boleh saja dipasangkan orang lain dan tidak praktek langsung bagaimana cara memasang top level domain (TLD). Tapi untuk semangat ngeblog dan kualitas konten, saya siap bersaing.

Apapun TLD blog teman-teman, jangan lupa konten adalah koentji!!




Related Posts

21 komentar

  1. Inisiatif terus belajar ya mba meskipun sebelumnya dibantu, semangat ngeblog mba nimas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat juga mbak nisaa (eh, betul mbak nisa kan ya?)

      Hapus
  2. Bener sekaliii... Konten adalah koentjiiii.... Aku habis ini mau belajar desain sama kamu ya mbaak...skwkwkwkw

    BalasHapus
  3. betul mbak, tetep aja kuncinya adalah tulisan yang berkualitas dan tentunya sesuai SEO wkwkwk. selamat berproses mbak, selamat menikmati setiap step perkembangannya 🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak puput, proses itu yang penting ya nbak 😍

      Hapus
  4. Optimis sekali kata-katanya.. Yang baca ketularan semangaattt

    BalasHapus
  5. aku baca paragraf ketawa ngakak, maafkan kakak

    seru banget sih pemasangan TLDnya.

    BalasHapus
  6. Saya juga tld nya karena berhadiah juga kak, MasyaaAllah baroakallah

    BalasHapus
  7. Kok nggak ada yang ngasih aku gratisan sih? Hiks hiks.

    BalasHapus
  8. wah, percaya deh soal konten emang berkelass. btw selamat semoga aku ketularan juga semangat ngeblognya.

    BalasHapus
  9. Sama kayak aku, ngrusuhi CSS-nya demi naik level. Haha ....

    BalasHapus
  10. Wah keren banget sih mbak. Aku salfok sama jumlah pages buku yang dibaca 😂

    BalasHapus
  11. Mba.. Gimana caranya bisa baca 4300an halaman buku dalam sebulan?? Berarti sekitar 10 buku, kan?? Luar biasa banget..

    BalasHapus
  12. Tertampar dengan kata2 "mulai menata template dll. Krena sudah berdomain huhu.
    Blogku msih acak2an

    BalasHapus
  13. 4328 halaman itu kalau satu buku dirata-ratain 500 halaman berarti ada 9an buku ya mba.. keren.. aku lagi keteteran nih baca buku gara-gara ngeblog. soalnya sekarang jadi sering baca artikel wkwkwk

    BalasHapus
  14. Wah masyaAllah mbak nimas 4328 halaman keren skali...
    Hadiahnya luar biasaa yaa... semangattt ngonten ya mbakk.. konten adalah koentji

    BalasHapus
  15. Yepp setuju mba, percuma TLD kalau blognya tidak berkembang ke arah yang lebih baik.

    Semangat buat kita semua untuk menjadi seorang blogger profesional :D
    *Yeayyyy....

    BalasHapus
  16. 4328 halaman? Wow amazing, sukses selalu ya mba. Jangan lupa mampir juga mba :)

    BalasHapus
  17. Kak Nimas ini yang aku penasaran RCO... Teman cerita katanya seru, sampai dia ngubek" lagi buku kuliah dulu hahaha... Serius, penasaran dengan programnya...

    BalasHapus
  18. Sepakat mbak Nimas, konten adalah kunci utama blog kita. Salam wolak walik senior :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Pengikut