Nimas

Pelatihan Site Audit : Ajak Blogger Bertumbuh Dan Kenali Blognya


Pernah dengar pelatihan site audit? Pelatihan ini, bisa saja digunakan melakukan evaluasi pada website atau blog pribadi maupun korporasi.

Melakukan evaluasi terhadap suatu website adalah langkah bijak untuk mengukur kualitas kinerja situs tersebut.

Lalu, apakah hal ini juga wajib untuk seorang blogger? Haruskah blogger juga mengevaluasi kinerja blognya?

Sebelum pertanyaan itu terjawab, sebelumnya aku mau memberitahu teman-teman, bahwa tulisan ini di bawah ini adalah pertanyaan dari Mas Irwin. Mungkin pertanyaan-pertanyaan ini terlihat sederhana, tapi menurutku pribadi, ini juga sebagai pengingat untuk diri sendiri.

Kenapa kamu ngeblog? Goal apa yang mau kamu capai saat sudah berada di dunia blogging?

Seperti mengingatkan kembali, bahwa diri ini perlu tetap berada di jalan yang lurus setelah masuk dunia blogging hahaha :D

Selamat membaca ya, semoga tulisan kali ini mampu buat kita tetap istiqomah saat ngeblog tak selalu menghasilkan rupiah :’)

pelatihan site audit

Alasan Masuk Dunia Blogging

Rasanya masuk dunia blogging ini tidak direncanakan, bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Pertama kali membuat blog sepertinya tahun 2011, saat masih kelas sebelas. Isinya khas anak remaja, galau tidak jelas hahaha

Membuat blog karena suka menulis dan butuh ruang privat untuk mengeluarkan isi hati. Sampai akhirnya kuliah bertemu dengan seorang teman yang ternyata dia blogger. Niche blognya saat itu sastra, puisi lebih tepatnya.

Dia menceritakan panjang lebar tentang domain, cara membeli dan membayarnya, bagaimana mengelola blog hingga ke bahasan guest post. Namun dulu aku masih sangat buta tentang hal ini, jadi sama sekali tidak praktek sampai wisuda.

Akhirnya blog isinya cuma curhatan mahasiswa yang sibuk skripsian tapi pengen cepet nikah :D (klasik, ya).

Lalu, saat sudah menikah dan memiliki anak, ternyata ruang untuk menyendiri masih sangat dibutuhkan. Mulailah kembali menulis di blog.

Bisa dibilang, alasan ngeblog sampai saat ini adalah untuk menjaga kesehatan mental. Healing yang sesungguhnya. Karena aku bisa lebih baik secara psikis saat menulis.

Aku pernah didiagnosa mengalami borderline disorder. Aku pernah mengalami trauma psikologis yang luar biasa hebat. Dan ngeblog adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk mengembalikan keseimbangan hidupku.

Beberapa orang juga bertanya, kenapa aku masih menyempatkan ngeblog dengan segala hiruk pikuk dunia nyata. Jawabanku adalah karena ingin sibuk.

Aku merasa bahagia ketika bercerita lewat tulisan seperti ini, suka ketika harus riset mengumpulkan dan membaca berbagai data, suka ketika harus jeli saat membuat grafis dan aku suka ketika menghabiskan malam dengan tulisan.

Uang? Tidak. Bagiku pribadi, uang adalah bonus atas usaha. Dan bukankah ini termasuk konsep misterius rejeki dari Tuhan? Sejujrunya ngeblog sampai saat ini belum menjadi ladang mata pencaharian untukku. Ngeblog adalah dunia lain dalam diriku :)

Niche Blog?

Niche yang aku pilih untuk blog ini adalah lifestyle. Karena aku ingin bisa menulis berbagai topik tulisan. Namun, belakangan ini aku juga membuat blog yang khusus membahas seputar dunia parenting dan hukum (tapi ritmenya masih belum terbentuk).

Sebetulnya memang tidak terbayang akan membuat niche khusus untuk blog ini, karena sejak awal memang ingin menulis tentang banyak hal.

Salah satu yang terbayang, ketika baru mulai ngeblog dan diminta untuk memikirkan tentang niche, yang terpikirkan adalah ingin menarik menyasar pembaca sebanyak mungkin meskipun hanya di satu blog saja. 

Itulah kenapa, ada beberapa label yang kemudian menjadi ikhtiar agar memudahkan pembaca beralih pada artikel tertentu yang diinginkan. Label tersebut seperti parenting, pernikahan, finansial, tips dan lain-lain.

Cara Memulai Ngeblog?

Menurutku, satu-satunya cara memulai ngeblog adalah dengan ngeblog hahahaha.


Untuk teman-teman yang ternyata belum banyak tahu tentang dunia blogging dan ingin ngeblog, bisa juga nih pakai beberapa tips di bawah ini.

Pilih platform

Ini adalah langkah pertama yang bisa teman-teman lakukan. Ada banyak platform yang bisa digunakan. Mulai dari yang gratisan seperti blogspot, atau yang berbayar seperti wordpress.

Tentu saja keduanya memiliki perbedaan. Jika teman ingin-ingin menata tampilan blog dengan lebih cantik, maka wordpress adalah tempatnya. Namun jika ingin blog yang sederhana, bisa menggunakan blogspot.

Beli domain

Setelah memilih platform, kita bisa membeli domain di berbagai penyedia. Beberapa domain yang bisa dijadikan pilihan seperti : dot com, dot web, dot id, dot my id maupun dot xyz.

Harga domain-domain tadi juga sangat bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga ratusan ribu per tahunnya. Pilihlah yang sesuai kebutuhan dan biaya.

Nah, untuk domain sendiri, jangan lupa pilih nama yang mudah diingat dan tidak akan membuat kita menyesal di kemudian hari.

Tentukan niche

Sederhananya, niche adalah tema besar blog kita. Tema apa yang ingin teman-teman bagikan? Parenting? Teknologi? Sastra? Kuliner? Politik? Ini sangat subyektif, jadi silakan putuskan dengan bijak.

Selain itu, niche ini biasanya memang tidak jauh dari hal-hal yang dekat dengan kita. Beberapa faktor yang mungkin berpengaruh pada niche adalah latar belakang pendidikan, pengalaman hidup hingga pekerjaan.

Buat blog plan

Setelah memiliki platform ngeblog, punya domain dan memilih niche, maka teman-teman bisa membuat blog plan.

Blog plan ini adalah rencana apa saja yang akan dilakukan dengan blog ini. Bisa dengan menuliskan tema-tema artikel, jadi kita tidak kehabisan ide. Blog plan juga bisa dibilang bank ide.

Selain itu, pada blog plan, kita juga bisa menuliskan pencapaian apa saja yang ingin diraih, misalnya perbaikan tampilan, target kenaikan page view dan lain-lain.

Blog plan ini bisa dijadikan pegangan selama kurun waktu tertentu, karena biasanya dibuat dalam durasi mingguan, bulanan hingga tahunan.

Konsistensi

Setelah melakukan semuanya, maka tidak akan berarti jika blog kita hanya menjadi sarang laba-laba bukan? Maka, sudah menjadi kewajiban untuk rajin memperbarui artikel. Sebaiknya memang secara berkala, hal ini juga akan membuat blog kita lebih sehat.

manfaat blog plan untuk blogger

Cara Menjaga Konsistensi

Nah, ini masih berhubungan dengan pembahasan sebelumnya. Tentu saja membangun konsistensi hingga menjadi sebuah kebiasaan, bukanlah hal yang mudah. Beberapa waktu masuk dunia blogging, rasanya menjaga konsistensi ini butuh tekad.

Namun, ada beberapa tips menjaga konsistensi ngeblog yang bisa teman-teman coba.

  • Buat blog plan
Seperti yang aku bilang tadi, bahwa blog plan ini memegang peranan penting dalam kehidupan sebuah blog.

Ide yang kadang timbul tenggelam, akan lebih baik jika kita ikat dalam tulisan. Kapanpun dibutuhkan, kita bisa membukanya sewaktu-waktu.

  • Memiliki lingkungan yang mendukung
Lingkungan di sini, bisa dengan bergabung dalam komunitas blogging. Saat ini sudah banyak bertebaran, teman-teman bisa mencarinya di berbagai media sosial

Beberapa komunitas blogging yang aku ikuti seperti Blogspedia, BRT, BloggerHub, 1 minggu 1, Gandjel Rel dan lain-lain. Semua komunitas tersebut basisnya memang daring, jadi sangat memudahkan seluruh anggotanya.

Dengan berada di lingkungan yang serupa, maka paling tidak akan selalu ada pemantik yang akan membuat kita tergerak untuk ngeblog.

  • Haus ilmu
Apakah teman-teman tahu, jika ilmu di dunia blogging ini selalu berkembang? Benar. Karena kita berada di industri teknologi digital, maka sudah seharusnya mengikuti perkembangan ini.

Mengikuti berbagai kelas ngeblog adalah salah satu cara untuk mendapatkan pengetahuan baru, salah satunya tentu saja adalah dengan mengikuti pelatihan Site Audit.

Karena mau bagaimanapun, blog kita adalah “anak” yang harus kita dengan baik. Bukankah kita dulu begitu menginginkannya?

Tidak membatasi diri akan bahasan tertentu, tentu akan semakin membuat kita tertantang. Bahwa ternyata masih banyak yang belum kita tahu.

Ada seorang teman yang pernah berkata, bahwa semakin banyak kita belajar maka semakin banyak kita tidak tahu.

  • Kenali apa orientasi kita
Apa tujuan awal kita ngeblog? Apakah karena tergiur rupiah? Atau ingin membagikan informasi edukasi? Atau mungkin hanya sebagai media bercerita? Apapun itu, semoga tetap menjadi pagar perjalanan kita selama ngeblog.

Dengan mengetahui apa tujuan kita ngeblog, maka kita juga akan mengetahui bagaimana cara untuk tetap bertahan di dunia blogging ini.

Langkah Menulis Sampai Publis Artikel

Beberapa hal yang aku lakukan untuk membuat artikel sampai tayang di blog, mungkin sama seperti kebanyakan blogger.

  • Riset
Ini adalah langkah pertama yang aku lakukan. Sebelum menulis atau membahas tentang sesuatu, biasanya aku mengumpulkan informasi sebanyak yang aku butuhkan. Setelah itu memilah kembali, mana saja yang memang aku butuhkan untuk artikelku.

  • Buat Outline
Setelah semua bahan terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah membuat outline. Ketika proses pembuatan outline, tidak jarang ada data baru yang muncul, maka bisa saja kembali melakukan riset.

Dengan memiliki outline, setidaknya kita bisa tetap pada koridor tema yang akan kita tuangkan dalam tulisan. Tentu saja untuk menghindari pembahasan yang terlalu lebar dan berbelit-belit.

  • Siapkan Infografis
Beberapa data hasil riset, memang tidak semuanya bisa atau cocok jika diubah menjadi teks narasi. Maka sudah pasti butuh infografis untuk menyampaikan informasi tersebut.

Dalam membuat infografis, sebisa mungkin aku menggunakan elemen-elemen yang sederhana dan tidak mencolok. Hal ini untuk menghindari teralihnya fokus para pembaca. Ingat, tujuan dari adanya infografis adalah untuk menguatkan tulisan kita.

  • Publis
Setelah semuanya menjadi satu naskah yang utuh, lengkap dengan desain infografisnya. Maka langkah terakhir adalah menayangkannya di blog.

Saat akan menayangkannya, sebaiknya memang melakukan pengecekan terakhir untuk meminimalisir kesalahan.

Pencapaian Terbesar Selama Menjadi Blogger

Dulu, ingin sekali tulisan-tulisan yang ada di blog ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. Bukankah memang tujuan kita berbagi pengetahuan, supaya banyak orang yang juga teredukasi?

Mungkin ini bukan pengalaman besar, tapi ini cukup berkesan buatku pribadi. Yaitu ketika ada artikel yang sampai saat ini masih terus dibaca dan dicari tanpa aku bagikan di media sosial.

Benar. Menyenangkan memang, saat apa yang kita bagikan ternyata dibutuhkan oleh banyak orang.

Selain itu, rupiah juga mulai mengikuti. Ya, meskipun setiap waktu hanya di dalam rumah, aku bisa mendapatkan penghasilan dari kegiatan ini.

Dan, aku selalu tertantang untuk mengikuti lomba blog. Bagiku, salah satu pencapaian yang juga mengesankan adalah ketika bisa menyelesaikan artikel sesuai dengan brief yang diberikan oleh panitia lomba.

Aku menyukai tantangan tersebut. Bahkan begadang semalaman, hanya tidur satu dua jam sehari, rasanya terbayarkan ketika satu artikel untuk lomba sukses dipublis. Alhamdulillah beberapa kali menang, dan ini aku anggap bonus.

Karena dalam perlombaan hanya ada dua kemungkinan yakni menang atau kalah. Namun, proses untuk menaklukannya butuh kerja keras.

Harapan untuk Dunia Blogging

Harapanku? Semoga semakin banyak blogger yang mau terus belajar. Industri ini memang tidak selamanya mulus, saling sikut mungkin saja ada.

Namun bagiku, menjaga hubungan baik dengan sesama blogger adalah kewajiban. Bukankah tujuan kita sama-sama memberikan edukasi melalui tulisan?

Selain itu, aku juga sangat berharap jika semakin banyak blogger yang mulai peduli dengan kesehatan blognya. Blog ku tentu saja jauh dari kata sehat hahaha

Ketika blogger peduli dengan kesehatan blognya, maka dorongan untuk terus belajar teknis ngeblog ini juga akan selalu ada. 

Bayangkan saja, jika seorang blogger ingin merambahn dunia blogging, tapi tidak ingin memperbaiki kualitas blognya? Bukankah hal yang "dijual" drai para blogger adalah blognya? Menarik pembaca hingga klien, semuanya bermula dari tampilan dan struktur blog yang kita miliki.

Peran Blogger di Indonesia

Peran blogger di Indonesia, tentu saja sebagai penyambung informasi. Untuk teman-teman yang belum tahu, banyak sekali perusahaan atau merek dagang tertentu yang mengajak para blogger untuk bekerja sama.

Dalam hal apa? Tentu saja menyebarluaskan produk mereka, baik jasa maupun barang.

Tidak hanya itu saja. Dari para blogger pula, kita akan mendapatkan berbagai informasi. Pernah mencari artikel dengan tema tertentu, dan berasal dari website pribadi? Berterimakasihlah pada blogger tersebut.

Mengingat perannya yang cukup penting, itulah kenapa blogger pantang memberikan data yang tidak valid, kebohongan hingga merugikan pihak-pihak lain. Meskipun menuliskan opini, tetap saja berargumen dengan data adalah hal yang amatlah bijak.

menjadi blogger yang baik

Apakah Blogger Bisa Bertahan dengan Adanya Youtuber?

Ini cukup menarik. Saat ini, banyak sekali youtuber bermunculan, baik dari kalangan selebriti hingga pengusaha. Semua memiliki pasarnya sendiri. Lalu, apakah blogger bisa bertahan? Tentu saja bisa.

Mengapa? Selama masih ada yang menggunakan internet, selama itu pula blogger masih dibutuhkan.

Jika kita bandingkan, informasi yang ditayangkan pada sebuah kanal Youtube akan sangat berbeda dengan informasi yang tayang di sebuah blog.

Blogger dan youtuber adalah dua jenis pedagang yang berbeda. Keduanya memiliki pasarnya sendiri dan kekhususan konten. Keduanya adalah dua creator yang bergerak di bidang yang berbeda. Namun, keduanya memiliki pemburunya sendiri.

Blog Etalase? Apa Itu?

Adakah yang pernah mendengar ungkapan di atas? Blog etalase? Untuk teman-teman yang baru akan masuk ke dunia blogging, ini termasuk informasi menarik. Karena faktanya, ada juga blogger yang belum mengetahui istilah ini. Tentu saja bukan masalah besar.

Blog etalase adalah sebuah blog yang isinya atau sebagian besar adalah “pekerjaan”. Pekerjaan di sini bisa berupa ulasan sebuah produk dagang (barang dan jasa) hingga content placement.

Content placement artinya sebuah peletakkan konten pada sebuah blog, yang umumnya berupa sponsor post maupun iklan.

Apakah tidak masalah jika sebuah blog mendapat sebutan “blog etalase”? Menurutku pribadi tidak masalah. Kembali lagi seperti di awal, bukankah setiap blogger punya tujuan yang berbeda saat memulai ngeblog.

Selain itu, ketika sebuah blog mendapat sebutan blog etalase, ini juga bisa dijadikan sebuah penanda jika banyak klien yang tertarik untuk bekerja sama dengan blogger yang bersangkut.

Sesungguhnya, menarik hati para klien dan membuatnya kembali lagi pada kita, bukanlah hal yang mudah.

Jadi, kalau blog kita mendapatkan cap sebagai blog etalase, jangan sedih, ya. Bersyukurlah, sebab banyak rupiah yang sedang mengalir ke rekening kita hihihi

Pentingkah SEO untuk Blogger?

Sebelum kita jawab pertanyaan tersebut, mari kita cari tahu terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan SEO ini. SEO atau Search Engine Optimization adalah pengoptimalan sebuah website untuk mendapatkan peringkat terbaik pada mesin pencari.

Ada dua kategori SEO yang perlu teman-teman ketahui.

SEO On Page adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk mengoptimalkan peringkat sebuah artikel, supaya bisa muncul pada peringkat atas halaman pencarian, atau paling tidak mudah dikenali oleh Google.

Beberapa indikator SEO On Page antara lain seperti jumlah kata pada judul, meta deskripsi, nama pada alternatif image hingga pada pemilihan dan panjang url sebuah artikel. Meskipun cukup banyak, tapi seiring jam terbang, hal ini bisa diingat dengan lebih mudah.

Sedangkan SEO Off Page adalah kegiatan di luar blog atau website yang menunjang kinerja website atau blog itu sendiri. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk hal ini adalah pemanfaatan backlink hingga pengoptimalan media sosial..

Dengan menerapkan SEO ini (baik On Page maupun Off Page) pada sebuah artikel, maka kesempatan untuk muncul di halaman pertama pencarian sangat tinggi.

Lalu, apakah pengetahuan SEO ini penting untuk blogger? Tentu saja penting. Jika kita beralasan “ingin membagikan hal bermanfaat”, maka bagaimana kebermanfaatan itu sampai ke pembaca jika artikel kita saja tidak pernah terbaca oleh siapapun?

Karena menjadi blogger, berarti tujuannya sama, ingin menyampaikan informasi secara digital. Blogger dan SEO adalah hubungan yang sangat intim. Menjadi blogger, seharusnya juga mempelajari tentang hal ini.

Kualitas SEO yang baik pada sebuah blog atau website, bisa jadi menjadi salah satu pintu kesuksesan seorang blogger.
site audit blog

Sejauh Mana Pengetahuan tentang Site Audit?

Hhmmmm karena aku pun masih abstrak tentang hal ini hahaha, karenanya aku memutuskan untuk ikut pelatihan site audit bareng Mas Irwin :D

Namun, dari beberapa senior yang membagikan pengalamannya, site audit ini seperti membongkar semua sisi buruk dari blog kita. Jadinya akan terlihat, bagian apa saja yang perlu diperbaiki ke depannya.

Nah, salah satu hal yang juga menarik di pelatihan yang akan datang ini adalah penggunaan Screaming Frog sebagai tool yang akan dipakai untuk menguliti blog semua peserta.

Yuk ah, semoga lolos kelas ini. Belum pernah ikut kelas Mas Irwin dan ini adalah salah satu materi blogging yang belum pernah aku ikuti juga. Jadi, pengetahuanku tentang ini, sebenarnya masih nol besar :’)

Apa Itu Site Audit?

Selain SEO tadi, ada satu hal yang juga sangat dekat dengan para blogger, yakni site audit. Karena pengetahuanku terbatas tentang hal ini, maka aku juga mencari tahu dari banyak situs di mesin pencari.

Menurut SEO Clarity, yang dimaksud dengan site audit adalah penilaian pada kualitas kinerja sebuah website. Proses penilaian ini, didasarkan pada semua kekurangan website.

Nah, seperti yang aku bilang tadi, bahwa salah satu tool yang akan dipakai untuk pelatihan site audit mendatang adalah Screaming Frog. Jadi, tool ini nanti memberikan kita laporan semua kekurangan dari blog kita.


Alasan Ingin Mempelajari Site Audit Web?

Setelah mengetahui segala kekurangan website, maka kita juga akan tahu bagian mana saja yang perlu diperbaiki.

Dengan mempelajari site audit ini, paling tidak kita juga bisa meningkatkan sekaligus mengoptimalkan kinerja blog, perbaikan kualitas SEO dan tentu saja meningkatkan konversi blog.

Lalu, alasanku ingin mempelajari site audit tentu saja untuk mengetahui semua borok blogku :D
Karena aku sadar, jarang sekali melakukan perbaikan pada blog (paling-paling hanya dilakukan setelah atau selama mengkuti kelas ngeblog saja).

Bahkan kadang merasa tidak perlu mencari celahnya karena "malas" untuk memperbaikinya. Hayooo, ada yang sama? Hahaha 

Untuk Apa Ikut Pelatihan Site Audit Ini?

Ini masih berhubungan juga dengan pernyataan sebelumnya. Dengan alasan tersebut di atas, aku ingin memperbaiki kualitas blogku lewat pelatihan site audit ini nantinya.

Karena aku merasa selama menjadi blogger yang masih bau kencur ini, pengetahuan tentang hal ini masih nol. Berbekal nekat, akhirnya mantap masuk ke dunia ini. Dan setelahnya aku pun sadar, jika tidak bisa setengah-setengah ketika sudah basah.

Ini adalah materi baru untukku. Karenanya, dari sini pula aku ingin mendapat sebanyak mungkin pelajaran dari pelatihan site audit yang GRATIS ini.

Yuk, bantu doakan semoga aku pun lolos penyaringan yang ketat untuk bisa gabung di pelatihan site audit bareng Mas Irwin, ya teman-teman.

Panjang juga ya ternyata jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas hahaha, terima kasih sudah baca sampai selesai ya. Tunggu artikel selanjutnya, saat aku sudah jadi bagian pelatihan site audit nanti, ya…
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

24 comments

  1. Saya juga belum paham soal Site Audit ini, Mbak. Dan setelah membaca ulasan ini, saya jadi pengin ikut pelatihan Site Audit. Karena memang sangat diperlukan ya, untuk mengetahui kinerja blog kita. Jadi kalau ada kekurangan, kita bisa segera memperbaikinya.

    ReplyDelete
  2. Konsisten ngeblog ini yang harus dipertahankan dengan baik. Semangat ini kadang naik turun, ada saatnya rajin ngeblog ada pula saat malas update blog. Kalau kita punya tujuan ngeblog pastinya konsistensi bisa terjaga dengan baik ya mbak. waah ada pelatihan site audit pastinya bikin blogger makin memantapkan diri menjadi blogger yang multifungsi ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mba, konsisten ini yang ngga mudaah, hiks 3 tahun beli domain sejak itu rasanya susah untuk mempertahankan

      Delete
  3. Ulasan yg lengkap tentang blog. Saya masih bnyk yg harus dipelajari tentang blog terutama tentang teknisnya

    ReplyDelete
  4. WordPress gak hanya yang berbayar aja loh kak, yang gratisannya juga ada, soalnya daku masih ada wordpress yang belum TLD hehe.

    ReplyDelete
  5. Baca artikel ini jadi pengen berbenah blog lagi, banyak yg belum tau tentang ngeblog. Ada yg tau istilahnya tapi ga tau caranya. Jadi blogger emang perlu upgrade terus ya kak.

    ReplyDelete
  6. Jadi ingat dulu waktu pertama kali mengenal Blog, saya kira yang akhiran dot com atau dot id itu punya platform khusus tanpa perlu nebeng wordpress atau blogspot. Gak taunya ttep pakai platform tersebut.
    Seiring waktu akhirnya banyak hal yang perlu diketahui dan dimodifikasi kalau mau menekuni bidang Blog

    ReplyDelete
  7. Aku belum pernah nih mbak melaukan site audit. Belum pernah ikutan pelatihannya juga huhuhu. Keep update ya mbak!

    ReplyDelete
  8. Konsisten itu yang susahhhh *pengen nangis. Udah buat blog plan tapi masih aja keteteran. Tapi emang masih mending sih daripada nggak. Cuma saya lagi belajar menepati deadline yang dibuat sendiri..

    ReplyDelete
  9. udah lama nih gak ikutan audit blog lagi hehe.. emang kudu rutin ya melakukan audit blog nih biar tau kondisi blog kita sehat apa engga hehe

    ReplyDelete
  10. Saya pengin tahu nih bagaimana cara site audit, pengin biar kualitas blog itu bagus.

    ReplyDelete
  11. Belum pernah dengar pelatihan site audit untuk blogger, seriusan. Menarik sih mba, cuman mmg butuh waktu lebih untuk bisa ikutan ya!

    ReplyDelete
  12. Dulu ngira jadi blogger itu gampang ya tinggal nulis dan posting, tapi macem menjalani bisnis, kudu dirawat, kudu diaudit, kudu dikoreksi dan kudu konsisten biar makin cuan

    ReplyDelete
  13. aku kira awalnya bakal bahas audit pajak lohhh kak, tapi ternyata audit situs blogg yaa, wahhh ternyata dunia blogging tuh ga seremeh-temeh sekadar nulis yaa banyak banget nih yang harus diberesin dari blognya biar performanya maksimal

    ReplyDelete
  14. Semakin njebur ke dunia ini, makin banyak printilan yang harus dipelajari ya ternyata mbak. Karena udah kadung passion ya, meski berdarah2 tetep dijalani :).

    ReplyDelete
  15. Aku jadi penasaran dengan pelatihan Site Audit. Semua blogger wajib tahu mengenai kesehatan blognya masing-masing yaa.. Jadi ilmunya gak stuck hanya bisa menulis, tapi juga bisa memperbaiki di saat ada yang gak sehat di blognya.

    ReplyDelete
  16. Masyaallah, Mbak. Memang ya. Semakin nyemplung dunia blog makin paham, kalau tugas banyak orang diemban sendirian :)
    Semangat site auditnya, Qaqaaa

    ReplyDelete
  17. Pengen belajar site audit juga kak. Supaya performa blog makin yahut. Tapi kok ngeri dulu ya. Takit banyak banget PR yang harus dibenahi

    ReplyDelete
  18. kalau aku lagi nulis biasa, kadang2 ngga pakai infografis sih, kak.. tapi ya tergantung kebutuhan dan topik penulisan. biasanya itu memperkuat argumen juga yaa

    ReplyDelete
  19. Sejak mengenal lebih dalam tentang blog, saya merasa semakin banyak yang ingin saya pelajari. Terima kasih penjelasan tentang site audit ini kak Nimas. Bertambah pula rasa ingin tahu saya

    ReplyDelete
  20. Semakin banyak tahu tentang Blogging, semakin menyadari bahwa ilmuku masih sedikit sekali. Masih di tahap membangun konsistensi dari ikut ODOP, semoga bisa segera belajar mengenai SEO hingga site audit seperti Kak Nimas.

    ReplyDelete
  21. Sangat banyak ilmu yang diserap dari sini. Memang agak memusingkan, tetapi ini kayaknya bakal seru buat mendalami blog lebih jauh terutama termaoty SEO, xixi.

    ReplyDelete

Post a Comment