Nimas
Showing posts from 2016

Jika bukan aku

Jika bukan aku tujuan pulangmu, Jangan pernah singgah walaupun hanya di depan Jangan pernah mengetuk sekalipun Jika bukan aku tujuan pulangmu, Jangan pernah menoleh kearahku Jangan pernah member…

Dengarkan aku

Apa kau masih bisa mendengarku? Karena yang aku tau, jarak diantara kita semakin jauh Bila suaraku tak mampu sampai ke gendangmu dengan baik, maka biarkan bisik angin yang menyampaikannya padamu M…

#part3 "perginya pemilik kenangan"

Aku tak pernah baik ketika aku merindukanmu. Selalu ada pergolakkan yang luar biasa. Otak berkata "jangan rindukan dia", namun hati berter…

#part 2 "perginya pemilik kenangan"

Aku diam, bukan aku telah lupa akan dirimu. Juga bukan telah lupa akan perjalanan kita. Aku diam, karena diamku adalah bincangku dengan Tuhan. Tak pe…

#part 1 "perginya pemilik kenangan"

Percayalah, Air mata bukan hanya mengartikan kekasihku telah pergi. Dia, yang pernah melukiskan kenangan di dalam hariku. Sosok yang begitu hangat.…

Tumpukkan rindu

Aku berdiam dalam rintik hujan yang menderu Jatuh, bersimpuh dalam kubangan rindu Aku menjadi beku, kaku, kelu Tak mampu lagi kulangkahkan kaki menujumu, yang kurindu Aku tak mampu bergeming Han…

Selamat Malam

Kamu tidak akan memahami bahasa sastra sampai kamu menuliskannya, juga sama dengan rindu, kamu tidak akan merasakannya sebelum berpisah dengannya. Aku masih saja melihatnya, ketika raga kita tak lag…

Akulah Candu

Ini adalah rangkuman perjalanan panjang, sebuah perjalanan dengan tawa dan air mata, sebuah perjalanan dengan cinta dan kasih, sebuah perjalanan dengan pelukan dan tusukan. Inilah perjalanannya, seor…

(masih) yang tak tersampaikan.

Selamat malam Maaf aku kembali menyapamu di malam hari. Bagaimana harimu sekarang? Ya engkau lebih sibuk dari sebelumnya, engkau mendapatkannya entah itu harapanmu atau tidak. Tapi aku ikut berbangg…

Seperti awalnya

Selamat siang, Kepada hujan yang Tuhan turunkan di buminya, terimakasih telah membuatku basah, dan membuatku tetap menunggunya tanpa pasti. Tuhan tau aku sedang merindukannya, Tuhan tau aku selalu…

Menuliskanmu

Aku menuliskanmu, bukan aku merindukanmu. Aku hanya ingin mengenang segalanya. Tentang apa yang tidak ingin aku lupakan. Menuliskanmu perlahan, tidak ada yang ingin aku hapus. Aku ingin segala te…

Mengenangmu

Tidak ingatkah dirimu? Bagimana asiknya dirimu menceritakan masa kecilmu padaku? Bagaimana asiknya dirimu menceritakan keadaan keluargamu? Bagaimana  asiknya dirimu menceritakan perjalananmu sampai a…

Genta Mengiring Kepergian Ibu

Tulisan ini teradaptasi dari perjalanan seoranng perempuan yang sampai hari ini masih menghembuskan nafas dan terus menjalani harinya (dengan perubahan seperlunya) ________________________________…

Hidup Kembali

Selamat malam Aku tulis ini, tepat setelah aku selesai mengenangmu Iya. Setelah sekian lama aku berhasil menyimpanmu rapi, tertutup rapat dalam hati terdalam. Namun malam ini semuanya tumpah Sean…

Cerpen "TANGAN TUHAN"

Gerimis turun begitu saja, seolah memintanya untuk berhenti berjalan, sejenak beristirahat memejamkan matanya. Knatung matanya bergelayut, mengisyaratkan betapa dia telah bekerja sangat keras bebera…

Dalam Diammu

Mencintaimu dalam diam itu menyenangkan. Banyak kejutan yang mendadak membuatku melayang bebas. Menyimpan dan menahannya, dan aku bisa bahagia dengan itu. Dengan kejutan-kejutanmu yang bahkan dirim…

Kopi

Seduhan ini, membawaku kembali mengenangmu Manis yang dia berikan, beriring pahit yang dia sembunyikan. Laksana dirimu, yang menawarkan sejuta kasih, namun seakan menyiapkan jutaan luka. Kopi. Se…

Masih Sama (Tuhan)

Terimkasih Tuhan, Untuk segala nikmat yang Engkau berikan,yang tidak hanya kepadaku, namun juga kepadanya Terimakasih Tuhan,  Untuk segala ketetapan yang Engkau berikan, yang tidak hanya kepadaku,…

Sore Di Sebuah Ruangan

pernah merasa kehilangan? ya, aku menghilangkan dengan sengaja, dengan mata terbuka pernah merasa melepaskan? ya, aku melepaskannya dengan sengaja, dengan seluruh kesadaran pernah merasa gagal? …

Menemukan Jalan Pulang

Tepat malam tadi Semua bergulat, bergumul dalam kusut Hadir dan datang, menyeruak dalam dada yang sesak Merambat, menjelma bagai duri yang menusuk, menghujam  Dan dimana aku? Aku masih disini …

Setidaknya Tuhan Kita Sama

Bagaimana jika aku masih merindukanmu? Bagaimana jika aku masih menumpuk rinduku? ----------------- Ah, kamu tau, ada satu waktu ketika aku berpikiran sangat bijak. Yaa,  Bahwa jarak ini buk…
Sepimu adalah Rinduku (after)

Sebuah Catatan

Seperti malam ini, hujan tak lagi mengguyur, seduhan kopi sudah tertata, menghirup lembut aromanya. Seperti itu pula dirimu, dirimu yang tak lagi hadir, rindu sudah dipelupuk mata, menahannya  dalam…

New Comer

Assalamu'alaikum,  Perkenalkan ini adalah akun blog terbaru saya, setelah sekian lama saya off dari dunia blogging. blog ini merupkan "personal blog", yang mana akan berisi seluruh …

Follow by Email